Header Ads

JALAN NASIONAL INI TAK AMAN BAGI PEMUDIK,

Baturaja Radio - Pemudik dari arah Palembang,  yang hendak menuju Baturaja dan sekitarnya, harus berhati-hati ketika melintas di wilayah Desa Banuayu Kecamatan Lubuk Batang kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU).

Pasalnya jalur ini belum aman dilintasi. Perbaikan jalan nasional penghubung Baturaja-Palembang yang mengalami longsor di kawasan tersebut belum tuntas.

Pantauan di lapangan, terlihat warga setempat masih terus melakukan penjagaan di titik longsor. Tak ketinggalan papan peringatan waspada longsor masih terpasang di sisi hulu dan hilirnya.

Lantaran jalan ini dinilai membahayakan, warga setempat masih memberlakukan satu jalur. Ya, kendaraan harus bergantian melintas di jalan tersebut.

Terlebih jalan tersebut berada persis di pinggir Sungai Ogan. Yang lebih dikhawatirkan saat malam hari di mana jalan tersebut minim penerangan. Praktis, para pengendara harus mengurangi kecepatan di jalan itu.

Diketahui, jalan lintas di Banuayu ini sudah lama mengalami kerusakan akibat longsor. Persisnya sudah lebih dari setahun lalu. Sejak itu sampai sekarang, jalur satu arah masih diberlakukan.

“Ya kami (warga,red) ini masih memberlakukan satu jalur Pak. Ini sudah setahun lebih,” ungkap Ijan, salah satu warga yang melakukan penjagaan di titik longsor.

Sementara itu, pihak pemborong sendiri sejak Maret lalu diketahui sudah melakukan pengerjaan perbaikan di titik longsor. Hanya saja belakangan progres perbaikan terkendala dengan tingginya debit air dan derasnya arus sungai ogan. Kondisi tersebut diakui pihak kontraktor, sudah terjadi lima kali.

Bagaimana dengan pemudik yang melintas disana? Putra, selaku konsultan PT Sikon (pengawas proyek perbaikan longsor) menyatakan bahwa tidak ada kendala bagi pemudik yang melintas di jalan tersebut.

“Untuk kelancaran (arus mudik), mudah-mudahan lancar, karena ada penjaganya. Tapi kalau untuk pekerjaan (perbaikan jalan longsor), lihat saja sendiri. Lebaran ini gak bakal terkejar,” ujarnya seraya menunjuk titik perbaikan longsor yang masih dikerjakan.

  Lebih lanjut diungkapkan, bahwa jalan di Banuayu yang mengalami longsor tersebut sepanjang 120 meter. Putra memastikan tidak ada potensi longsor lain selain itu.

Perbaikan jalan longsor di Desa Banuayu ini telah dimulai sejak Maret lalu. Dan direncanakan selesai pada Agustus mendatang. Di titik longsor Banuayu itu rencananya akan dibangun dinding penahan tanah dengan menggunakan sistem cor. (rmolsumsel.com)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.