Header Ads

Pembahasan gambut Sumsel tunggu pemetaan sekat kanal

Baturaja Radio - Koordinator Tim Restorasi Gambut (TRG) Sumatera Selatan (Sumsel) Najib Asmani mengatakan pembasahan untuk tata kelola air lahan gambut di wilayahnya menunggu pemetaan lokasi sekat kanal selesai.

"Sekarang masih dilakukan pemetaan lokasi sekat kanal, tapi kita minta harus sudah selesai bulan Mei karena air masih ada di bulan itu. Kalau lewat dari itu air sudah kering, jadi bisa tertunda pembasahannya dan terpaksa dilakukan tahun depan," kata Najib kepada Antara di Singapura, Sabtu.

Agenda restorasi gambut, ia mengatakan memasuki tahun kedua dan seharusnya 50 persen bisa tergarap. Pelaksanaan teknisnya memang sudah tidak bisa mengandalkan peta indikatif 1:250.000, harus yang lebih rinci atau detil minimal 1:50.000.

Restorasi yang dimulai dengan melakukan pembasahan lahan gambut melibatkan banyak aktor. Meski domain wilayah kerja Badan Restorasi Gambut (BRG) ada diluar konsesi perusahaan, menurut dia, harus tetap duduk bersama dalam soal melakukan pemetaan hingga langkah teknis yang harus dikerjakan selanjutnya.

"Pertama, pembahasan itu tidak bisa parsial di satu tempat, karena tentunya berpengaruh di tempat lain. Harus ada tata cara kelola air yang benar," ujar dia.

Dalam pemetaan, ia mengatakan Sumsel sudah dapat dukungan pemetaan dua dari empat Kesatuan Hidrologi Gambut (KHG) yang berlokasi di Musibanyuasin dan Ogan Komering Ilir yang merupakan wilayah prioritas restorasi gambut.

"Kalau sudah dipetakan 1:50.000 enak kita kerja, akurasi tinggi".

Selain persoalan peta, menurut Najib, persoalan anggaran operasional juga perlu memperoleh perhatian mengingat ada anggaran yang sudah dianggarkan tetapi anggaran tersebut belum juga cair.

Sumsel, lanjut Najib, membutuhkan dana Rp80 miliar hingga Rp90 miliar untuk pembasahan lahan gambut di 2017. Luas total area gambut yang harus dilakukan di Sumsel mencapai 450.000 hektare (ha) yang di dalamnya termasuk area konsesi perusahaan. (antarasumsel.com)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.