Header Ads

SEDIH! PETUGAS PBK OKU CUMA DIAJARI SEADANYA

Baturaja Radio - Sudah semestinya para petugas pemadam kebakaran tahu standar pencegahan serta penyelamatan kebakaran. Hal itu tentunya didapati melalui pelatihan khusus atau diklat.

Pelatihan bagi anggota pemadam kebakaran ini dilakukan agar petugas setiap saat siap untuk mengerjakan tugasnya di lapangan.

Namun di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), tak semua petugas pemadam kebakaran pada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) mendapat pelatihan ini.

Alasannya, tidak lain ketiadaan anggaran untuk memberangkatkan petugas Damkar mengikuti pelatihan dimaksud.

"Tahun lalu tidak ada pelatihan. Untuk tahun 2017 ini juga tidak ada pelatihan, karena anggarannya tidak disetujui," ujar Kepala DPKP OKU Himda didampingi sekretarisnya Alfarizi kepada RmolSumsel baru baru ini.

Ya. Pemerintah tak memiliki anggaran untuk memberangkatkan petugas untuk mengikuti pelatihan. Dan dalam dokumen penggunaan anggaran (DPA) juga tidak tercantum anggaran untuk pelatihan petugas Damkar.

Sementara, untuk dapat mengikuti pelatihan di Ciracas, kata dia, minimal satu kelas (25) orang yang diberangkatkan.

"Sejauh ini baru dua kali (dua gelombang) kita berangkatkan ke Ciracas. 17 orang pada gelombang pertama dan 33 gelombang kedua," imbuh Alfarizi.

Nah, petugas yang belum mendapat pelatihan biasanya diajari oleh senior yang telah dilatih sebelumnya.

"Ya, yang sudah mendapat pelatihan menularkan ilmunya pada yang belum. Meski tak ada pelatihan, tapi untuk simulasi sering dilakukan," tandasnya. (rmolsumsel.com)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.