Header Ads

KPU Rancang Kemasan Berbeda Debat Kedua Cagub-Cawagub DKI

Baturaja Radio - KPU Provinsi DKI Jakarta tengah menyiapkan perhelatan debat putaran kedua bagi para pasangan calon gubernur-cawagub DKI Jakarta. KPU menggodok diubah tidaknya format debat pertama.

Ketua KPU DKI Sumarno mengatakan, debat kedua direncanakan diperpanjang durasinya. Bila pada putaran pertama debat berlangsung 90 menit ditambah 30 menit commercial break, maka debat kedua dikaji penambahan waktu sekitar 30 menit untuk pendalaman materi tema.

"Kalau dari segi waktu, evaluasinya waktu terlalu singkat. Kemarin 90 menit, sekarang akan dibuat 120 menit," ujar Sumarno kepada wartawan usai diskusi 'Antara Survei dan Realitas' di Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (21/1).

KPU menurut Sumarno, sudah berkoordinasi dengan masing-masing pasangan calon, yakni Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat, dan Anies Baswedan-Sandiaga Uno.

Selain itu juga dibahas mengenai format pertanyaan yang diajukan para panelis ke masing-masing pasangan calon. Pada debat pertama pada Jumat (13/1) lalu, moderator yang bertugas meneruskan pertanyaan dari panelis kepada ketiga pasangan calon.

Sumarsono menyebut saat ini usulan yang masuk adalah panelis sendiri yang mengakukan pertanyaan kepada paslon. Namun hal ini masih didiskusikan.

"Kami masih diskusi, apakah pakai format kemarin, di mana panelis cuma menyusun pertanyaan dan moderator yang bertanya atau (format) baru panelis yang bertanya langsung," terang Sumarno.

Khusus untuk moderator debat, KPU sudah menjaring 8 nama. Penentuannya dilakukan dalam waktu 1-2 hari ke depan.

"Kami sudah ada delapan nama (kandidat moderator), kami list satu per satu. Dalam hal ini, penyelenggara seperti stasiun TV juga kami libatkan untuk menentukan (moderator)," terang Sumarno.

Sedangkan untuk mempertajam materi debat kedua bertema 'Reformasi Birokrasi dan Penataan Kota', KPU juga sudah menyiapkan para panelis. Mereka tengah menggodok pertanyaan-pertanyaan terkait substansi program yang ditawarkan pasangan calon kepada pemilih.

"Jadi kita enak membandingkan antara 3 paslon, jadi keterpuasan orang terhadap tema itu dijawab," ujar anggota KPU DKI Jakarta, Betty Epsilon Idroos terpisah. 

(https://news.detik.com)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.