Header Ads

GARA-GARA INI, RIBUAN BIBIT IKAN DI PENJARA KABUR

Baturaja Radio - Akibat mampetnya sebuah gorong-gorong di pinggiran badan jalan Imam Bonjol, Desa Air Paoh, Baturaja Timur Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) persis di depan kolam ikan milik Rutan klas II Sarang Elang, Baturaja menimbulkan genangan air.

Alhasil genangan air dari saluran tersebut meluap dan masuk ke dalam kolam ikan milik Rutan Baturaja bak air bah.

Itu membuat bibit ikan yang dipelihara di dalam kolam meluap, dan banyak bibit ikan yang hilang atau kabur karena luapan air.

Kepala Rutan Baturaja, Herdianto mengatakan, gorong-gorong yang mampet tersebut telah terjadi sejak bertahun-tahun. Bahkan sebelum dirinya bertugas di Rutan Baturaja.

"Kami seharian ini terpaksa turun langsung untuk membersihkan gorong-gorong yang mampet ini dengan mempergunakan besi panjang, sementara air yang menggenang itu kami keringkan/ sedot dengan mesin. Namun sayangnya tidak bisa karena gorong-gorong yang mampet sangat panjang, membelah sampai ke seberang jalan," kata Herdianto, saat dibincangi Kamis (5/1).

Menurut dia, meskipun masih mampet, saat ini genangan air yang mengenang sudah kering karena disedot mesin. Namun bila hujan dipastikan akan menggenang kembali.

Sebab, gorong-gorong yang mampet ini sudah sangat padat lantaran sudah terjadi sejak bertahun-tahun sehingga cukup sulit untuk membersihkannya.

"Selain menimbulkan genangan dan luapan air, mampetnya gorong-gorong ini mengakibatkan meluapnya air kolam ikan yang berada persis di depan gorong-gorong. Alhasil ribuan bibit ikan yang dipelihara dan dibesarkan di kolam milik Rutan hilang dibawa luapan air," jelasnya.

Untuk mencegah luapan, pihaknya menghalangi air dengan tumpukan karung. Meski demikian, saat meluap masih airnya tetap masuk ke dalam kolam.

Atas kejadian ini, pihaknya sangat berharap Pemkab OKU, melalui dinast terkait dapat menangani atau mengatasi persoalan gorong-gorong yang mampet tersebut.

"Kami minta tolonglah kiranya pihak Pemda melalui dinas terkait dapat melakukan upaya perbaikan. Karena fungsi gorong-gorong ini sangat vital. Apalagi sepanjang jalan air dari drainase yang ada di pinggiran bahu jalan semuanya menuju ke sini karena letak tanahnya yang lebih rendah (turunan, red)," jelasnya.

Jika memang Pemda masih terkendala dengan anggaran yang minim untuk perbaikan, pihaknya berharap dinas/instansi terkait dapat segera melakukan pembersihan saluran gorong-gorong yang mampet itu.

 "Karena dari penglihatan kami saluran gorong-gorong yang mampet ini sudah sangat parah. Mungkin akibat gorong-gorong yang ada di bawah badan jalan ini amblas atau penuh tersumbat," tandasnya. (rmolsumsel.com)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.