Header Ads

Dinas PU Sumsel akui perbaikan jalan lambat

Baturaja Radio - Kepala Dinas PU Bina Marga dan Tata Ruang Sumatera Selatan Syamsul Bahri mengakui, perbaikan jalan rusak selama 2016 mengalami keterlambatan, karena adanya perubahan organisasi pada dinas tersebut.

Selama ini Dinas PU Bina Marga saja, tetapi akhir 2016 ditambah lagi Tata Ruang sehingga perbaikan jalan rusak belum bisa dilaksanakan, kata Syamsul Bahri di Palembang, Selasa.

Jadi, lanjut dia, perbaikan jalan rusak yang berada di wilayah Sumsel terpaksa dilaksanakan pada 2017 ini, karena bila dikerjakan akhir 2016 akan menyalahi aturan.

Yang jelas bila tender dilakukan pada akhir 2016 menyalahi sehngga terpaksa ditunda, kata dia.

Menurut dia, memang masih ada jalan yang menjadi tanggung jawab Pemerintah Provinsi Sumsel mengalami kerusakan, antara lain diakibatkan musim hujan berkepanjangan.

Jalan dalam kondisi cukup baik yang menjadi tanggung jawab Pemerintah Provinsi Sumsel ada 62 persen dan delapan persen rusak berat serta selebihnya rusak ringan, ujar dia.

Dia mengatakan, untuk rusak berat antara lain berada di beberapa titik di Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan, Ogan Komering Ulu Timur dan Penungkal Abab Lematang Ilir.

Dia mengatakan, panjang jalan Sumsel tercatat 1.462 kilometer sehingga keberadaannya harus selalu dipantau.

Namun, lanjut dia, walaupun rusak berat tetapi tetap bisa dilalui kendaraan baik roda dua maupun mobil.

Oleh karena itu agar jalan yang mengalami rusak tersebut tidak bertambah parah, pihaknya segera memperbaiki supaya nyaman dilalui, ujar dia.

Jalan memang harus selalu dalam kondisi baik supaya arus lalu lintas kendaraan menjadi lancar dan perekonomian masyarakat berkembang, tambah dia.(antarasumsel.com)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.