Banner

Banner
Pemkab OKU

Rumah Dinas Wabup OKU Dikepung Warga

Baturaja Radio - Wakil Bupati Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Johan Anuar Selasa (20/12/2016) melaporkan dugaan pengrusakan rumah dinas miliknya yang berlokasi di Kemelak.

Informasinya rumah dinas tersebut dirusak sekelompok orang yang datang ke rumahnya Senin (19/12/2016) malam. Puluhan warga tersebut diduga berasal dari salah satu daerah di Kabupaten OKU.

Belum diketahui penyebab penyerbuan puluhan orang yang menyebabkan kaca rumah dinas Johan tersebut pecah, namun isu yang beredar penyerbuan tersebut terkait wacana penggantian Kepada Dinas PU Bina Marga OKU yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat.

Menurut informasi Selasa (20/12/2016), massa yang mendatangi rumah Wabub OKU tersebut mencapai ratusan orang dengan menumpang tiga truk, dua pick up dan puluhan sepeda motor. 

Namun sumber lainnya menyebutkan massa yang datang menggunakan enam mobil truk dan puluhan sepeda motor.

 Banyaknya massa yang mendatangi rumah dinas wabub OKU tersebut menyebabkan suasana sempat memanas. Ratusan Polisi, TNI, dan anggota Sat Pol-PP disiagakan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Bahkan sejumlah petinggi Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) OKU juga dikabarkan berada di lokasi ketika kejadian berlangsung.

Namun massa tidak berhasil bertemu dengan Johan karena saat kejadian Wabub OKU tersebut sedang berada di rumah kabupaten. Aparat kepolisian dan TNI yang berada di lokasi berhasil menenangkan massa hingga akhirnya situasi kembali kondusif. 

Namun pada Selasa (20/12) Johan mendatangi Mapolres OKU untuk melaporkan insiden dugaan pengrusakan yang terjadi di rumah dinasnya tersebut. Johan mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres OKU untuk membuat laporan terkait dugaan pengrusakan kaca jendela bagian belakang rumahnya yang pecah yang diduga dilakukan oleh massa ketika melakukan penyerangan.

Namun Johan belum menyebutkan siapa yang melakukan penyerangan dan pengrusakan rumah dinasnya tersebut. Dia hanya membuat laporan prihal pengrusakan yang dilakukan oleh sekelompok orang. Johan juga enggan memberikan keterangan lebih lanjut usai memberikan laporan dan langsung meninggalkan Mapores OKU.

 “Tidak ada penyerbuan apalagi penyerangan,” katanya singkat sambil berlalu.

 Dari pengamatan dirumah dinas Johan di wilayah Kemelak, terlihat sejumlah petugas kepolisian mengamankan sebongkah batu besar yang diduga digunakan untuk merusak kaca rumah dinas tersebut, selain itu, polisi juga terlihat mengamankan pecahan kaca yang sudah berserakan dilantai.

Kapolres OKU AKBP Leo Andi Gunawan melalui Ka SPKT 3 Aiptu R. Panggabean membenarkan adanya laporan Wabup OKU tersebut.

 “Ya, pasal 170 tentang Pengerusakan terhadap barang. Indikasi aktor belum tahu. Karena tersangka yang dilaporkan yakni sekelompok orang yang belum diketahui identitasnya," katanya.(tribunnews.com)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.