Header Ads

Ada WNI yang Terlibat Penipuan Calon Haji di Filipina, Segera Jadi Tersangka

Baturaja Radio - Tim Bareskrim Polri terus melakukan penyelidikan terkait 177 WNI calon jemaah haji yang jadi korban penipuan di Filipina. Dalam waktu dekat, Polri segera menetapkan sejumlah WNI sebagai tersangka.

"Telah didengar keterangan baik itu mereka yang diduga berkaitan langsung dengan travel, baik mereka yang koordinator. Insya Allah dalam beberapa waktu ke depan, kepolisian penyidik Bareskrim Polri sudah bisa menentukan siapa yang akan ditetapkan sebagai tersangka," kata Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Boy Rafli Amar usai sosialisasi program di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, Minggu (28/8/2016).

"Nanti akan diumumkan, (siapa saja) para calon tersangka. Penyidik sudah ada gambaran. Hasil pengumpulan alat bukti yang ada, sementara saat ini bisa saya sampaikan sejumlah warga negara kita sendiri," imbuhnya.

Boy menuturkan, timnya telah melakukan pemeriksaan di sejumlah daerah seperti Jawa Timur, Jambi, Jakarta dan Kalimantan Timur.

"Oleh tim Bareskrim, penyidik yang sudah dibagi tugas. Akan digabung dengan bahan keterangan dari Filipina," tuturnya.

Mengenai dugaan keterlibatan warga Filipina, menurut Boy hal tersebut akan dikoodinasikan dengan otoritas Filipina.

"Kita bekerjasama dengan otoritas yang ada di sana. Kami tidak bisa menentukan secara langsung. Apabila itu berkaitan dengan WN Filipina dan kejadiannya di Filipina, kita koordinasikan," jelasnya. (detik.com)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.