Header Ads

Stok BBM Aman, Pertamina Siapkan Antisipasi Hadapi Arus Balik

Baturaja Radio - Stok BBM di berbagai daerah saat arus balik dipastikan aman. PT Pertamina (Persero) juga sudah mengantisipasi penyediaan BBM untuk arus balik Lebaran yang diperkirakan pada akhir pekan ini.

"Belajar dari pengalaman arus mudik yang lalu, Pertamina menyiapkan antisipasi lebih baik untuk penyediaan BBM pada arus balik nanti. Selain memastikan ketersediaan stok, kami juga siapkan berbagai langkah contingency plan untuk memastikan pasokan BBM kepada masyarakat lancar," kata Vice President Corporate Communication Pertamina Wianda Pusponegoro dalam keterangan tertulisnya, Kamis (7/7/2016).

Pertamina terus melakukan pemantauan penyaluran BBM kepada masyarakat yang akan balik ke tempat kerja untuk mulai menjalankan aktivitas rutin pekan depan. Menurut dia, kondisi stok BBM sangat aman, dimana Premium 22 hari, Pertamax 23 hari, dan Solar 28 hari.

Langkah-langkah yang disiapkan Pertamina adalah penyediaan kantong-kantong BBM di lebih banyak SPBU jalur mudik, menyediakan kios-kios Pertamax lebih banyak, termasuk di rest area type B yang belum tersedia SPBU, pelaksanaan contra flow untuk pengantaran BBM ke SPBU pengerahan tanki BBM yang dilengkapi dengan nozzle pengisian Premium, penyisiran dengan menggunakan enam mobil pick up yang membawa drum-drum berisi 1,5KL Pertalite dan Dexlite, serta Pertamax Series kemasan. Ada pula pengerahan motorist yang membawa 40 liter Pertamax Series untuk diantar ke lokasi pemudik yang kehabisan BBM.

"Untuk kelancaran pasokan BBM serta mengamankan pelaksanaan distribusi di lapangan, Pertamina akan bekerjasama erat dengan aparat yang sudah sangat baik. Termasuk pula yang akan diantisipasi adalah upaya pencegahan pembelian BBM oleh pengecer liar," kata Wianda.

Konsumsi Pertamax dan Pertalite tetap menjadi penopang utama peningkatan penyaluran BBM kepada masyarakat selama masa mudik Lebaran 2016. Hingga 6 Juli pukul 00.00 WIB penyaluran Premium mencapai 93% dari rata-rata harian normal sebanyak 70.566 KL per hari. Adapun penyaluran Biosolar masih berada jauh di bawah normal yaitu sebanyak 96% dari rata-rata normal 35.319 KL per hari.

Konsumsi Pertamax melonjak hingga 126% di atas penyaluran normal sebesar 11.250 KL per hari. Untuk Pertalite penyalurannya mencapai 139% dari rata-rata normal sebanyak 10.000 KL per hari.

"Dalam empat hari terakhir sebelum Lebaran penyaluran Pertamax dan Pertalite tembus hingga 40.000 KL per hari," tutupnya. (detik.com)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.