Header Ads

Antisipasi Penyelundupan Narkoba, Random Check Akan Diberlakukan di Bandara

Baturaja Radio - Tim gabungan berhasil menggagalkan upaya penyelundupan sabu 1,2 kg di Terminal 1 Bandara Soekarno-Hatta pada Rabu (6/7) dini hari. Mengantisipasi hal serupa terulang, Kementerian Perhubungan dan AP II sepakat akan melakukan pemeriksaan acak (random check) untuk penumpang yang baru datang dari luar negeri.

Menteri Perhubungan Ignasius Jonan mengatakan akan segera membuat standar operasional prosedur (SOP) untuk pengecekan tersebut. Hal tersebut disampaikan Jonan saat mengunjungi tower ATC di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Kamis (7/7/2016).

"Kalau narkoba kita sudah coba pengawasannya seketat mungkin bahkan nanti ada usulan dari AP II beberapa hari lalu Pak Dirut-nya bicara dengan saya, dan saya juga setuju, nanti dibikinkan SOP bahwa penerbangan dari luar negeri secara random, sampling, akan diperiksa penumpang turunnya juga," jelas Jonan.

Narkoba tersebut diselundupkan oleh seorang calon penumpang pesawat yang memiliki tiket penerbangan ke Palu. Namun penyelundupan digagalkan oleh personel aviation security (Avsec) setelah notifikasi berbunyi dari walkthrough metal detector (WMTD) di security check point I Terminal 1.

Kepala Keamanan Bandara Soekarno-Hatta, Kolonel Abdie menuturkan sebelumnya, lelaki yang ditangkap petugas membawa sabu seberat 1,2 Kg. Dia ditangkap pada pukul 02.00 WIB.

"Penangkapan sabu kemarin malam, memang sudah dipersiapkan mereka. Tapi orang-orang kami sudah antisipasi. Di jam landai itu, pukul 24.00 ke atas, memang sering dimanfaatkan penumpang-penumpang nakal," ucap Abdie di Bandara Soekarno-Hatta, Kamis (7/7).(Detik.com)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.