Header Ads

Menteri Senior Negara Singapura Kagum Kemajuan Sumsel


Baturaja Radio - Menteri Senior Negara, Kementerian Pertahanan dan Luar Negeri dan Walikota, District Tenggara Singapura, Dr Mohamad Maliki Bin Osman menyatakan kekagumannya atas perkembangan dan kemajuan Sumsel.
Pemprov Sumsel sudah dipercaya oleh semua pihak dengan projek perkembangan infrastruktur pembangunan.
M Maliki akan membantu mengenalkan potensi Sumsel kepada para investor yang berada di Singapura dengan mengajak Gubernur Sumsel berkunjung ke Singapura untuk mempresentasikan peluang menanamkan investasi, agar para investor tertarik.
“Memberikan kelanjutan lebih lanjut apa yang dilakukan, kesempatan peluang-peluang yang bisa dilakukan di sini,“ ungkap Maliki saat diterima Gubernur Sumsel Ir H Alex Noerdin SH, Rabu (27/7/2016).
Maliki menilai kemajuan masa depan negara Singapura ada di tangan generasi mudanya, untuk itu ia mendukung adanya program pertukaran pelajar yang akan dilakukan kedua belah pihak.
“Kita bincangkan bagaimana menggerakan generasi muda, bagaimana mereka memahami akar sejarah masing-masing terus menggerakkan tali persaudaraan rakyat Singapura dengan Sumsel,” kata Maliki.
Guna menjalin hubungan erat kedua wilayah, Pemprov Sumsel dan pemerintah negara Singapura akan melakukan langkah kerjasama lebih dekat di segala bidang, khususnya sektor pariwisata dan perekonomian.
Potensi yang dimiliki provinsi Sumatera Selatan, dengan kekayaan alam berlimpah serta memiliki kebudayaan beraneka ragam, membuat Mohamad Maliki Bin Osman berdecak kagum. Terlebih lagi atas kemajuan pembangunan di Sumsel yang pesat sejak kepemimpinan Alex Noerdin.
Alex Noerdin sendiri mengatakan, beberapa program pembangunan di berbagai sektor, seperti pendidikan, kesehatan dan ekonomi menunjukkan kemajuan. Dengan adanya Project Kawasan Ekonomi Tanjung Api Api (TAA) dan Tanjung Carat sebagai projek luar biasa untuk pengembangan investasi.
Kemudian penyelenggaran event internasional Asian Games yang menjadi daya tarik masyarakat dunia untuk lebih mengetahui provinsi Sumsel.
Cakupan luas wilayah di Sumsel sangat besar, dan Sumsel masih terkendala Sumber Daya Manusia (SDM) yang belum mampu memaksimalkan potensi. Berbanding terbalik dengan Negara Singapura, yang wilayah cakupannya kecil, tidak punya sumber daya alam tapi bisa menjadi salah satu negara terhebat.
Untuk itu nantinya akan ada kerjasama dibidang pertukaran SDM seperti pertukaran pemuda maupun pelajar untuk mengetahui kemajuan pembangunan di Singapura, selanjutnya bisa dipelajari dan diterapkan.
“Singapura tidak mempunyai sumber daya alam, kita mempunyai segalanya, tetapi masih belum bisa menyamai negara Singapura yang begitu dikenal dunia. Saya tertarik, bagaimana dalam waktu singkat bisa menjadi salah satu Negara terbesar. Kami ingin belajar disiplin, bersemangat juang, seperti apa yang diterapkan Singapura dengan penduduknya guna mengembangkan negaranya,” kata Alex.
Sektor pariwisata di Singapura yang berkembang pesat juga, membuat Alex berkeinginan untuk mencoba meniru kesuksesan Singapura. Singapura yang dapat menarik wisatawan asing sampai 15 juta orang pengunjung per tahun. Sedangkan Sumsel hanya mampu menarik wisatawan seperempatnya saja dari angka tersebut. (tribunnews.com)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.