Header Ads

Persiapan untuk Timnas Mepet, Indra Sjafri Minta Masyarakat Jaga Ekspektasi

Baturaja Radio - Indra Sjafri menjadi calon pelatih timnas yang terakhir melakukan persentasi di depan Komite Teknik dan Pengembangan bersama tim ahli. Ia menyebut, ada kendala tersendiri menangani Timnas saat ini.

Indra jadi salah satu pelatih yang datang untuk melakukan presentasi terhadap apa yang akan mereka lakukan untuk Timnas Indonesia. Pelatih lainnya yang juga datang adalah Rahmad Darmawan, Nilmaizar, dan Rudy Keltjes. Presentasi itu sendiri dilakukan di kantor PSSI, Jakarta, Rabu (1/6/2016). Siapa pun yang terpilih nantinya akan diserahi tugas untuk menangani 'Skuat Garuda' di Piala AFF pada bulan November mendatang.

"Melatih timnas bukan soal siap atau tak siap, tapi mengenai tanggung jawab bagi kita untuk bisa mengabdi kepada bangsa dan negara," ungkap Indra ketika ditanya soal kesiapannya melatih Timnas.

Namun demikian, pelatih Bali United itu menilai waktu persiapan timnas menuju Piala AFF sangat tidak ideal. Apalagi setelah satu tahun tidak tampil di dunia internasional. Oleh karena itu, dia meminta kepada seluruh pihak dan masyarakat Indonesia memahami kondisi tersebut dan menjaga ekspektasi.

Dengan situasi tersebut, siapa pun pelatih yang dipilih, kata Indra, akan menemui kesulitan.

"Kalau bicara soal ideal, sepakbola Indonesia kan sudah satu tahun tidak ideal. Anda bisa bayangkan pelatih tim nasional akan menangani tim nasional dengan situasi satu tahun tanpa kompetisi. Bagaimana kesulitannya?"

"Makanya, siapa pun yang terpilih menjadi pelatih timnas senior masyarakat harus paham soal itu. Yang terpenting saya pikir kita harus mempersiapkan generasi-generasi baru untuk sepakbola Indonesia,"

"Yang memanggil saya hanya lah integritas saya sebagai berbangsa, ini pertaruhan kredibilitas. Dengan tidak ada kompetisi, saya imbau masyarakat siapa pun yang menjadi pelatih harus realistis dalam menilai," kata Indra.(Detik.com)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.