Header Ads

Dinas PU segera bangun 17 talud

Baturaja Radio - Dinas PU Cipta Karya Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan segera membangun 17 talud di beberapa desa guna mengantisipasi terjadinya bencana banjir dan longsor.

"Tahun ini kami akan membangun talud atau penahan tanah longsor dan mengatasi masalah banjir di Ogan Komering Ulu (OKU)," kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya (PUCK) OKU Ulia Mahdi melalui Sekretaris Hasan HD di Baturaja, Senin.

Pembuatan 17 talud di 10 kecamatan, kata dia, selain mengantisipasi terjadinya bencana alam juga untuk meningkatkan pembangunan di bidang infrastruktur.

Ia mengatakan, sejumlah wilayah yang akan dibangun talud tersebut antara lain Kecamatan Baturaja Timur empat unit, Baturaja Barat satu talud, Pengandonan dua talud dan Kecamatan Muara Jaya sebanyak satu unit talud.

Selanjutnya, Kecamatan Ulu Ogan dua unit talud, Lubuk Batang tiga, Peninjauan dan Kedaton masing-masing satu unit talud serta Kecamatan Semidang Aji sebanyak dua unit talud akan dibangun tahun ini.

"Dari 13 kecamatan yang ada di OKU hanya Kecamatan Lubuk Raja, Sinar Peninjauan dan Sosoh Buayrayap tidak dibangun talud, sebab sejumlah desa di wilayah tersebut memiliki sumur bor," jelasnya.

Terkait keluhan warga Desa Singapura Kecamatan Semidang Aji yang mengeluh tidak memiliki talud hingga sering terjadi banjir musim hujan, Hasan mengaku pada 2016 belum ada rencana pembangunannya.

"Untuk Kecamatan Semidang Aji dua desa yang akan dibangun dua unit talud yaitu, Desa Tanjung Kurung dan Keban Agung, bukan di Desa Singapura," ujarnya.

Ia mengimbau perangkat desa mengajukan usulan pembangunan talud melalui proses Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) untuk dianggarkan pada 2017.

Namun, katanya, jika pembangunan yang dibutuhkan bersifat mendesak seperti terjadi bencana alam bisa menggunakan dana dari Badan Penangggulangan Bencana Daerah (BPBD).

"Kalau sifatnya tidak mendesak, pembangunan harus mengikuti proses perencanaan Musrenbang terlebih dahulu," ujarnya.(antarasumsel)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.