Pasang Iklan Berbayar Disini

Pasang Iklan Berbayar Disini

BI: Sumsel harus jadi penghasil barang jadi


Baturaja Radio - Sumatera Selatan harus bertransformasi menjadi daerah penghasil barang jadi, karena selama puluhan tahun mengelola alam ternyata tidak cukup mensejahterakan rakyatnya.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan Hamid Ponco di Palembang, Selasa, mengatakan daerah ini harus bertransformasi untuk keluar dari stagnan ekonomi yang sudah membelenggu selama bertahun-tahun.

"Jika tidak mau, maka pertumbuhan ekonomi Sumsel yang sudah baik ini akan tergerus terus. Meski daerah ini kaya sumber daya alam, tapi tetap saja tergantung dengan harga di pasaran dunia," kata Hamid seusai pertemuan tahunan BI bertemakan "Sinergi untuk Percepatan Transformasi" dengan para pemangku kepentingan di Palembang, Selasa.

Ia mengatakan, krisis ekonomi global yang terjadi saat ini seharusnya menjadi pelecut semangat bagi Sumsel untuk bertranformasi menjadi daerah penghasil produk jadi.

Menurutnya, sudah saatnya Sumsel membangun industri hilirisasi atas kekayaan alam yang dimiliki yakni karet, sawit, dan batu bara.

Dengan begitu, maka petani akan memiliki kepastian karena tidak hanya mengandalkan permintaan ekspor.

"Saat ini, petani mengalami kesulitan karena harga komoditas sedang turun. Kondisi ini pun diprediksi belum membaik pada tahun 2016, karena Tiongkok sendiri hanya memproyeksikan pertumbuhan sebesar 7 persen dari sekitar 10 persen selama satu dekade terakhir," kata dia.

Ia menambahkan, perekonomian Sumsel relatif tertolong di masa sulit ini karena adanya pembangunan infrastruktur penunjang Asian Games tahun 2018, seperti jalan tol, jembatan, LRT, dan lainnya.

"Pada triwulan III, pertumbuhan ekonomi Sumsel berada di atas rata-rata nasional yakni 4,87 persen, dan diperkirakan pada akhir triwulan bisa menembus 5,0 persen karena adanya penyerapan dana APBD," kata dia.

Namun, terlepas dari perekonomian yang masih bisa tumbuh ini, Sumsel harus mulai berpikir ke depan yakni bagaimana membuat suatu pertumbuhan ekonomi bisa berkesinambungan, konsisten dan bersinergi.

"Mulailah membuat suatu kebijakan yang diarahkan untuk jangka panjang," kata dia.

Sementara Asisten II Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Pemprov Sumsel, Ruslan Bahri mengatakan keinginan Sumsel untuk bertranformasi itu tidak berapa lama lagi akan terwujud karena saat ini sedang membangun Kawasan Ekonomi Khusus pelabuhan Tanjung Api-Api.

"Dalam sejarah dunia, memang bangsa yang mengandalkan alam itu jarang yang beruntung. Ketika ada bencana, mereka sulit bangkit karena orang-orangnya biasa dimanjakan alam sehingga tidak tangguh.

Terlebih lagi, yang diungkapkan BI ini sudah benar bahwa Sumsel harus bertranformasi, jangan menunggu datangnya kutukan karena SDA-nya sudah habis," kata Ruslan. (antarasumsel.com)

1 komentar:

  1. Mungkin artinya warga ss banyak yg terjangkit virus penyu... Ayo bangkit!!!!

    BalasHapus

Diberdayakan oleh Blogger.