OKU Selatan Berpotensi Hujan Ringan

Baturaja Radio - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan kondisi cuaca di satu daerah wilayah Provinsi Sumatera Selatan yang memiliki 17 kabupaten dan kota itu hujan ringan setelah sebelumnya sekitar dua bulan tanpa hujan.
"Berdasarkan pengamatan melalui satelit, satu daerah yang berpeluang hujan dengan intensitas ringan itu yakni Kota Muaradua di wilayah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan," kata Kepala Seksi Data dan Informasi Stasiun Klimatologi Kenten BMKG Sumatera Selatan Indra Purnama di Palembang, Kamis (17/9/2015).
Dia menjelaskan, kota yang diprakirakan hujan ringan itu memiliki suhu udara berkisar 22-32 derajat Celsius, kelembapan udara berkisar 46-97 persen, kecepatan angin sekitar 25 km/jam dengan arah angin daerah ini menuju tenggara.
Sedangkan 16 kota lainnya yakni Palembang, Kayua Agung, Muaraenim, Pali, Lahat, Baturaja, Martapura, Pagaralam,
Prabumulih, Musirawas, Musirawas Utara, Sekayu, Pangkalanbalai, Indralaya, Tebingtinggi, Lubuklinggau diprakirakan berawan.
"Daerah yang diprakirakan berawan itu memiliki suhu udara berkisar 23-33 derajat Celsius, kelembapan udaranya berkisar 52-97 persen, kecepatan angin sekitar 25 km/jam dengan arah angin daerah ini seluruhnya menuju tenggara," katanya.
Sementara sebelumnya berdasarkan data monitoring hari tanpa hujan berturut-turut per 10 September 2015 sebagian besar wilayah Sumsel tidak ada hujan dengan kriteria sangat panjang 31-60 hari Monitoring hari tanpa hujan berturut-turut selama dua bulan terakhir dilakukan di 11 kabupaten dan kota dalam wilayah Provinsi Sumsel.
Khusus dalam Kota Palembang kegiatan pemantauan/monitoring hari tanpa hujan berturut-turut dilakukan di wilayah Kenten, Talang Betutu, Plaju, dan Kertapati.
Kemudian di Kabupaten Banyuasin monitoring dilakukan di Sembawa, Muara Padang, dan Mariana, Kabupaten Musi Banyuasin dilakukan di Bayung Lencir, Sungai Keruh, Lais, dan Batanghari Leko.
Kabupaten Ogan Ilir dilakukan monitoring hari tanpa hujan berturut-turut di wilayah Tanjung Raja, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur di lakukan monitoring di wilayah Belitang dan Buay Madang, Kabupaten OKU dilakukan monitoring di wilayah Baturaja dan Lubuk Batang.
Kabupaten Lahat dilakukan monitoring di wilayah Kecamatan Lahat, Merapi Timur, Merapi Barat, Tanjung Tebat, dan Kikim Timur, Kabupaten Musirawas dilakukan monitoring di wilayah Muara Rupit, dan Purwodadi.
Kabupaten OKU Selatan dilakukan monitoring di wilayah Simpang, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) dilakukan monitoring di Kayu Agung, Celikah, Tulung Selapan, Pampangan, dan Jejawi.
"Sedangkan di Kabupaten Muaraenim dilakukan monitoring hari tanpa hujan berturut-turut di pusat Kota Muaraenim, Lembak, Gelumbang, Rambang Dangku, Kelekar, dan Kecamatan Ujan Mas," katanya.
Menurut dia, pada musim kemarau sekarang ini hingga 16 September 2015 kondisi cuaca cerah berawan dengan suhu udara di wilayah provinsi ini pada siang hari cenderung memanas berkisar 32-35 derajat Celsius, namun kini mulai ada satu daerah yang berpeluang hujan dengan intensitas ringan.
"Dalam kondisi cuaca yang cukup ekstrem dan kualitas udara buruk akibat kabut asap kebakaran hutan dan lahan, meskipun mulai ada tanda-tanda akan turun hujan masyarakat diimbau agar tetap mewaspadai ancaman bencana dampak negatif musim kemarau itu," kata Indra. (TribunNews)
Tidak ada komentar