Polres OKU Resmikan Mesin Pengering Jagung 5 Ton, Wujud Nyata Dukung Swasembada Pangan
baturajaradio. com - Polres Ogan Komering Ulu (OKU) bersama Pemerintah Kabupaten OKU secara resmi mengoperasikan mesin pengering jagung berkapasitas 5 ton di Desa Tegal Arum, Kecamatan Baturaja Timur.
Peresmian alat teknologi pascapanen ini dipimpin langsung oleh Kapolres OKU AKBP Helmy Tamaela, dan menjadi langkah strategis dalam memperkuat sektor pertanian di wilayah tersebut.
Pengadaan mesin dryer ini dilatarbelakangi oleh tantangan utama yang selama ini dihadapi petani, yaitu ketergantungan pada sinar matahari untuk mengeringkan hasil panen.
Kondisi cuaca yang tidak menentu kerap menyebabkan penurunan kualitas jagung, bahkan risiko gagal simpan.
Oleh karena itu, kehadiran teknologi pengering diharapkan mampu menjadi solusi nyata bagi permasalahan klasik di sektor pascapanen.
Mesin pengering berkapasitas 5 ton tersebut dirancang untuk mempercepat proses penurunan kadar air jagung secara merata dan terkontrol.
Dengan teknologi ini, petani tidak lagi bergantung sepenuhnya pada cuaca, sehingga proses pengeringan dapat berlangsung lebih cepat, higienis, dan efisien.
Hasilnya, kualitas fisik dan nutrisi jagung tetap terjaga hingga siap dipasarkan. Penggunaan mesin ini tidak hanya meningkatkan efisiensi waktu, tetapi juga memberikan nilai tambah ekonomi yang signifikan.
Jagung dengan kadar air standar memiliki daya simpan lebih lama dan harga jual yang lebih kompetitif di pasaran.
Dengan demikian, pendapatan petani lokal berpeluang meningkat, yang pada akhirnya berdampak pada kesejahteraan masyarakat pertanian di Baturaja Timur dan sekitarnya.
Kapolres OKU menegaskan bahwa peresmian ini merupakan bagian dari dukungan penuh kepolisian terhadap program ketahanan pangan nasional dan swasembada pangan yang dicanangkan pemerintah pusat.
"Langkah ini juga selaras dengan Asta Cita Presiden Republik Indonesia, yang menempatkan kemandirian pangan sebagai salah satu prioritas pembangunan nasional," kata Kapolres, Selasa (25/8).
Kehadiran jajaran Polres OKU dan Polsek Baturaja Timur dalam kegiatan ini menunjukkan bahwa peran kepolisian tidak hanya terbatas pada urusan keamanan, tetapi juga aktif mendorong pembangunan ekonomi kerakyatan.
Melalui pendampingan dan sinergi dengan dinas teknis serta kelompok tani, Polri ikut membangun ekosistem pertanian yang produktif, inovatif, dan berkelanjutan di tingkat desa.
Dengan diresmikannya mesin pengering jagung ini, diharapkan terjadi peningkatan signifikan dalam kualitas dan kuantitas produksi jagung di Kabupaten OKU.
Keberlanjutan program ini sangat bergantung pada kolaborasi aktif antara pemerintah, aparat, dan masyarakat.
Jika dikelola dengan baik, teknologi ini akan menjadi fondasi kuat bagi ketahanan pangan daerah sekaligus kontribusi nyata menuju swasembada pangan nasional yang mandiri dan berdaya saing.
sumber : https://palpos.disway.id/ogan-komering-ulu/read/720289/polres-oku-resmikan-mesin-pengering-jagung-5-ton-wujud-nyata-dukung-swasembada-pangan
Tidak ada komentar