Pernah Rayakan HUT RI Dengan Bermodal Tiang Bambu dan Bendera Pemberian Dandim
Kegiatan upacara bendera ini diikuti tenaga pendidik- kependidikan dan para siswa-siswi SMP dan SMA di lingkungan Ponpes Al-Muyassar Raksa Jiwa.
Memasuki usianya yang keempat, sejak berdiri pada Juli 2023 Ponpes ini semakin berbenah menjadi lebih baik dan berkualitas baik dari SDM maupun sarana-prasarananya.
Termasuk tiang benderanya sudah permanen dan terbuat dari besi. Kondisi ini jauh berbeda dengan keadaan pada saat ponpes ini baru berdiri di tahun pertama operasionalnya.
Dimana tiangnya dari bambu, namun ada yang istimewa pada merah putihnya. Dikarenakan bendera tersebut merupakan hadiah pemberian dari Dandim 0403 OKU yang pada waktu itu dijabat Letkol Inf Harri Feriawan Rumawatine.
Kenangan tak terlupakan ini dituturkan Mudir A'am atau Pimpinan Ponpes Persis Al-Muyassar Raksa Jiwa Kiyai Ajid Abdul Majid, S.Pd.I, M.Pd yang akrab dipanggil Ustad Ajid.
Ustad Ajid menuturkan, pada saat itu keadaan keuangan pesantren masih sangat terbatas, maklum baru selesai membangun ruang kelas, kantor, asrama dan kamar mandi yang sudah menghabiskan ratusan juta rupiah.
Dengan alasan, TNI memiliki nilai historis yang sangat besar dalam mempertahankan kemerdekaan RI.
"Alhamdulillah hanya butuh waktu beberapa hari, bendera merah putihnya sudah dititipkan Pak Harri melalui bawahannya," imbuhnya.
Ustad Ajid mengungkapkan alhamdulillah kondisi sekarang sudah jauh berubah dan lebih baik serta lebih tertata dari pada di awal-awal ponpes yang dipimpinnya berdiri.
"Alhamdulillah sekarang kami sudah punya tiang bendera besi yang permanen malah ditambah smartboard dan sound system yang lebih baik.
Semoga Insyaa Allah pesantren ini jauh lebih baik, lebih maju dan tertata rapi kedepannya," harapnya.
Ustad Ajid berpesan HUT Kemerdekaan RI Ke-81 merupakan momentum untuk anak bangsa khususnya umat Islam untuk berjihad memperbaiki bangsa terutama perbaikan moral atau akhlak menuju persatuan dan kesatuan.
"Jika dulu para pejuang atau mujahid yang termasuk di dalamnya para kiyai dan santri berjuang angkat senjata melawan penjajah, kalau sekarang giliran kita yang mengisinya dengan penuh rasa syukur dan kebaikan bukan malah merusak atau menghancurkan yang sudah susah payah direbut oleh para pendahulu kita," pesan pengurus MUI OKU bidang Tarbiyah ini. (len)
Sumber :https://palpos.disway.id/ogan-komering-ulu/read/719887/pernah-rayakan-hut-ri-dengan-bermodal-tiang-bambu-dan-bendera-pemberian-dandim
Tidak ada komentar