Empat Lokasi Karhutla di OKU, Tiga Titik Berhasil Dipadamkan
Baturaja Radio.com - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali terjadi di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan, Minggu, 23 Agustus 2026.
Dalam sehari, laporan kebakaran muncul di empat lokasi berbeda dengan total area terdampak mencapai sekitar 2,25 hektare.
Kebakaran dilaporkan terjadi di Desa Terusan, Kecamatan Baturaja Timur; Desa Pusar, Kecamatan Baturaja Barat; Desa Tanjung Baru, Kecamatan Baturaja Timur; serta Desa Tanjung Sari, Kecamatan Pengandonan.
“Area terbakar paling luas berada di Desa Pusar, Kecamatan Baturaja Barat, dengan luasan sekitar 10.000 meter persegi, ” ujar Kepala BPBD OKU, Januar Effendi melalui Manager Pusdalops BPBD OKU, Gunalfi, saat dikonfirmasi Senin (24/8).
Sementara, sambung dia, kebakaran di Desa Terusan mencapai sekitar 6.000 meter persegi, Desa Tanjung Baru sekitar 5.000 meter persegi, dan Desa Tanjung Sari sekitar 1.500 meter persegi.
Lahan yang terbakar merupakan lahan mineral dengan tutupan berupa perkebunan, semak belukar, pepohonan, hingga pemakaman warga, sambungnya
Begitu menerima laporan, Satgas Karhutla OKU bersama unsur terkait langsung melakukan pengecekan lapangan, pemadaman dan pendinginan untuk mencegah api kembali menjalar.
Sejumlah armada tangki air dikerahkan dalam penanganan tersebut, termasuk kendaraan milik BPBD OKU, Damkar OKU, PT Semen Baturaja dan PLTU Desa Terusan.
Sumber air juga didukung PDAM Tirta Raja.
“Hingga Minggu malam, tiga titik kebakaran telah berhasil dipadamkan. Sementara satu titik di Desa Tanjung Sari masih dalam penanganan secara manual, ” terangnya.
Petugas menghadapi kendala medan di lokasi tersebut karena titik api tidak dapat dijangkau kendaraan pemadam, baik roda empat maupun roda dua.
Meski demikian, kondisi api dilaporkan sudah dapat dikendalikan.
Penanganan karhutla melibatkan BPBD OKU, Polres OKU, Kodim 0403 OKU, Damkar OKU, PDAM Tirta Raja, PT Semen Baturaja, PLTU Desa Terusan serta unsur kecamatan dan perangkat desa yang terdampak.
Selain melakukan pemadaman, Satgas Karhutla OKU juga memperkuat patroli di wilayah rawan kebakaran serta mengimbau masyarakat tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar.
Pemantauan titik panas turut dilakukan melalui aplikasi Sipongi dan Songket karhutla SumSel sebagai bagian dari upaya deteksi dini terhadap potensi dini kebakaran
https://palpos.bacakoran.co/read/51180/empat-lokasi-karhutla-di-oku-tiga-titik-berhasil-dipadamkan
Tidak ada komentar