Petani di OKUT Kesulitan Aliri Lahan Petanian, Dinas Pertanian Siap Bantu Sumur Bor dan Pompa
baturajaradio.com - Para petani di wilayah Semendawai Suku III OKU Timur saat ini tengah menghadapi kesulitan serius dalam mengaliri lahan persawahan. Kondisi ini dipicu oleh tiga faktor utama yang datang bersamaan.
Pertama, tidak adanya hujan dalam beberapa waktu terakhir membuat sumber air alami menyusut.
Kedua, aliran air dari irigasi terhenti sementara karena adanya perbaikan saluran irigasi yang belum selesai. Akibatnya, banyak sawah mulai mengering dan terancam gagal panen jika kondisi ini berlanjut.
Masalah semakin berat karena harga BBM yang mahal. Sebagian petani terpaksa menggunakan mesin sedot air untuk mengambil air dari sumber alternatif, namun biaya operasional menjadi sangat tinggi dan memberatkan.
“Kalau irigasi belum ngalir dan BBM masih mahal begini, kami bingung mau ngairi sawah pakai apa.
Modal sudah keluar banyak, kalau tanaman kering ya rugi besar,” keluh Maman salah seorang petani setempat.
Para petani berharap perbaikan saluran irigasi bisa segera rampung dan ada bantuan subsidi BBM atau solusi air darurat dari pemerintah daerah agar masa tanam tidak terganggu.
Terpisah, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur Niswaturrohmah, S.TP., M.E.P. dikonfirmasi di ruang kerjanya, Jumat (12/6/2026) telah melakukan langkah dalam mengatasi permasalahan yang sedang dihadapi para petani ini.
"Ya mas, kita sudah berusaha antisipasi ini, salah satunya dengan bantuan sumur bor dan mengusulkan bantuan pompa ke pusat, kita usulkan sekitar 1000 pompa ke kementerian pertanian," papar peremuan yang akrab disapa Anis ini.
Ditanya terkait kapan akan dilakukan pengerjaan sumur bor tersebut, Anis menyebutkan bahwa saat ini sumur bor ini sudah mulai dikerjakan.
"Untuk sumur bor ada 22 titik yang kita bangun mas di 22 desa dan 17 kecamatan," lanjutnya.
Sementara mengenai bantuan pompa, dikatakan Anis diupayakan segera terealisasikan dalam waktu dekat.
"Karena puncak kemarau ini kan mulai Juni dan prediksinya lumayan panjang sampai September," pungkasnya. (Ard)
sumber : https://palpos.disway.id/oku-timur/read/716391/petani-di-okut-kesulitan-aliri-lahan-petanian-dinas-pertanian-siap-bantu-sumur-bor-dan-pompa/15
Tidak ada komentar