Malam Mencekam di OKU Selatan! Puting Beliung Terjang Sugih Waras, Atap Rumah Beterbangan dan Bangunan Roboh
baturajaradio.com - Suasana mencekam menyelimuti Desa Sugih Waras, Kecamatan Banding Agung, Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan, setelah bencana angin puting beliung menerjang kawasan tersebut pada Selasa malam, 19 Mei 2026 sekitar pukul 23.00 WIB.
Bencana alam yang datang secara tiba-tiba itu menyebabkan sejumlah rumah warga mengalami kerusakan parah. Bahkan, beberapa bangunan dilaporkan roboh setelah dihantam angin kencang disertai hujan deras.
Berdasarkan informasi di lokasi kejadian, cuaca awalnya hanya diguyur hujan biasa sebelum berubah ekstrem ketika angin puting beliung mulai menyapu permukiman warga.
Dalam hitungan menit, atap-atap rumah beterbangan. Material bangunan seperti seng, kayu, dan genteng berserakan di berbagai titik desa.
Rumah-rumah dengan konstruksi yang kurang kokoh menjadi sasaran paling parah akibat terjangan angin yang begitu kuat.
Salah seorang warga berinisial AR (43) mengaku panik saat peristiwa itu terjadi. Ia bersama keluarganya langsung keluar rumah demi menyelamatkan diri.
“Anginnya datang tiba-tiba dan sangat kuat. Awalnya hanya hujan deras, lalu terdengar suara gemuruh. Tidak lama kemudian atap rumah tetangga sudah terbang. Kami langsung keluar rumah karena khawatir bangunan roboh,” ujarnya, Rabu, 20 Mei 2026.
Warga lainnya, SN (38), menyebut peristiwa tersebut menjadi pengalaman paling menegangkan bagi masyarakat Desa Sugih Waras.
Menurutnya, sebagian warga bahkan tidak sempat menyelamatkan barang berharga karena lebih fokus menyelamatkan diri dan keluarga.
“Semua berlangsung cepat. Ada rumah yang dindingnya retak, bahkan ada yang roboh rata dengan tanah. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa,” katanya.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kerusakan akibat puting beliung diperkirakan menyebabkan kerugian mencapai puluhan hingga ratusan juta rupiah.
Sejumlah keluarga terpaksa mengungsi sementara ke rumah kerabat dan tetangga karena tempat tinggal mereka sudah tidak layak dihuni.
Pasca kejadian, warga bersama aparat desa, pihak kecamatan, dan relawan langsung bergotong royong membersihkan puing-puing bangunan yang berserakan di sekitar lokasi terdampak.
Mereka juga berupaya menyelamatkan barang-barang milik warga yang masih dapat digunakan.
Kepala Desa Sugih Waras mengatakan pihaknya masih melakukan pendataan terhadap rumah warga yang terdampak bencana.
Data tersebut nantinya akan disampaikan kepada pemerintah daerah melalui instansi terkait agar bantuan darurat segera disalurkan kepada korban.
“Pendataan terus dilakukan supaya seluruh warga terdampak dapat menerima bantuan, baik material bangunan maupun kebutuhan logistik,” ujarnya.
Sementara itu, pihak kecamatan mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi di wilayah OKU Selatan dalam beberapa hari ke depan.
Masyarakat diminta segera mencari tempat aman apabila hujan deras dan angin kencang kembali terjadi secara tiba-tiba.
Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi cuaca ekstrem, terutama pada musim pancaroba yang kerap memicu hujan lebat, petir, dan angin puting beliung.
Hingga Rabu pagi, situasi di Desa Sugih Waras mulai berangsur kondusif. Namun warga masih terus membersihkan lingkungan sekitar sambil menunggu bantuan pemulihan dari pemerintah daerah.*
sumber: https://okes.disway.id/oku/read/663765/malam-mencekam-di-oku-selatan-puting-beliung-terjang-sugih-waras-atap-rumah-beterbangan-dan-bangunan-roboh/15
Tidak ada komentar