Pasang Iklan Berbayar Disini

Pasang Iklan Berbayar Disini

Deklarasi Anti-Bullying, Ratusan Siswa Kompak Lawan Perundungan



Baturajaradio.com - Semangat menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan bebas dari perundungan menggema di halaman SMPN 10 Ogan Komering Ulu (OKU).  

Ratusan siswa bersama dewan guru dan tenaga kependidikan menyatukan komitmen dalam kegiatan Deklarasi Anti-Bullying sebagai bentuk penegasan bahwa tindakan perundungan tidak mendapat tempat di lingkungan pendidikan.

Sekitar 380 siswa mengikuti kegiatan tersebut dengan penuh antusias. Mereka berdiri bersama sambil mengucapkan deklarasi penolakan terhadap segala bentuk kekerasan, intimidasi, maupun perundungan yang dapat merusak mental dan perkembangan peserta didik.

Kepala SMPN 10 OKU, Ismi Zakiya, M.Pd., menegaskan bahwa sekolah harus menjadi ruang yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi seluruh siswa. 

Menurutnya, kasus bullying tidak boleh dianggap sepele karena berdampak besar terhadap psikologis anak.

“Sekolah harus menjadi tempat yang membuat anak merasa aman dan dihargai. Tidak boleh ada rasa takut saat belajar maupun bergaul.

Karena itu, deklarasi ini menjadi pengingat bagi seluruh warga sekolah untuk bersama-sama mencegah bullying,” ujarnya, Minggu (10/5).

Kegiatan tersebut tidak hanya bersifat seremonial, namun juga diisi berbagai edukasi kreatif yang melibatkan siswa secara langsung. 

Sebelumnya, pihak sekolah telah menggelar lomba pidato bertema anti-bullying serta lomba menulis narasi pengalaman tentang perundungan.

Para pemenang lomba diumumkan dalam rangkaian kegiatan dan mendapatkan apresiasi dari pihak sekolah.

Salah satu momen yang menarik perhatian terjadi saat juara pertama lomba pidato tampil menyampaikan pesan tentang pentingnya empati, kepedulian, dan keberanian melawan tindakan perundungan.

Setelah pembacaan deklarasi bersama, kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan spanduk komitmen anti-kekerasan oleh kepala sekolah, guru, serta perwakilan siswa.  

Penandatanganan tersebut menjadi simbol kebersamaan seluruh warga sekolah dalam membangun lingkungan pendidikan yang ramah anak dan bebas bullying.

Acara kemudian ditutup dengan penampilan drama edukatif dari pengurus OSIS SMPN 10 OKU. 

Dalam pertunjukan tersebut, siswa diajak memahami dampak buruk perundungan serta pentingnya keberanian teman sebaya untuk membantu korban dan melaporkan tindakan bullying kepada pihak sekolah.

Melalui deklarasi ini, SMPN 10 OKU berharap kesadaran siswa terhadap bahaya bullying semakin meningkat sehingga tercipta lingkungan belajar yang harmonis, positif, dan mendukung perkembangan karakter maupun prestasi peserta didik. (len)

Sumber : https://palpos.disway.id/ogan-komering-ulu/read/714563/deklarasi-anti-bullying-ratusan-siswa-kompak-lawan-perundungan

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.