Pemkab OKU Salurkan Bantuan UMKM Produktif, Dorong Kemandirian Ekonomi Lokal
Baturajaradio.com - Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan, baru-baru ini menyalurkan Bantuan Usaha Ekonomi Produktif (UEP) kepada ratusan pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di wilayah setempat. Program ini merupakan langkah strategis yang diambil Pemkab OKU untuk mendorong peningkatan produktivitas serta kemandirian ekonomi para pelaku usaha. Penyaluran bantuan ini diharapkan dapat memberikan dampak signifikan bagi pertumbuhan UMKM di daerah.
Kegiatan penyaluran Bantuan UMKM OKU ini berlangsung di Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan, dengan fokus penerima di Kota Baturaja. Kepala Dinas Koperasi dan UKM OKU, Tommy, pada Kamis (25/12) lalu, menegaskan bahwa inisiatif ini adalah bagian dari komitmen pemerintah daerah. Tujuannya adalah untuk menciptakan lingkungan bisnis yang lebih kondusif bagi UMKM lokal.
Bantuan yang disalurkan mencakup berbagai jenis peralatan yang relevan dengan kebutuhan usaha, mulai dari kompor gas hingga mesin jahit, menyasar sektor kuliner dan jasa menjahit. Program ini secara khusus dirancang untuk menunjang kelancaran operasional usaha masyarakat kecil dan menengah. Dengan demikian, diharapkan dapat mempercepat roda perekonomian di Kabupaten OKU.
Detail Penyaluran Bantuan UMKM OKU untuk Peningkatan Produktivitas
Kepala Dinas Koperasi dan UKM OKU, Tommy, menjelaskan bahwa Bantuan Usaha Ekonomi Produktif ini disalurkan kepada 105 pelaku usaha di bidang kuliner dan 11 pelaku usaha di bidang jasa menjahit. Total penerima bantuan mencapai 116 orang yang seluruhnya berlokasi di Kota Baturaja.
Jenis bantuan yang diberikan sangat spesifik dan disesuaikan dengan kebutuhan riil para pelaku usaha. Untuk sektor kuliner, disalurkan sebanyak 40 unit kompor gas beserta selang, 40 unit oven microwave, dan 25 unit alat panggang. Peralatan ini vital untuk meningkatkan kapasitas produksi dan kualitas produk kuliner.
Selain itu, 11 unit mesin jahit juga disediakan untuk mendukung pelaku usaha di bidang jasa menjahit. Tommy menambahkan, para pelaku usaha yang menerima bantuan ini sebelumnya telah mengikuti pelatihan kewirausahaan. Mereka juga sudah memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB), memastikan bantuan tepat sasaran.
Persyaratan ini menjadi bukti bahwa Bantuan UMKM OKU tidak hanya sekadar memberikan peralatan, tetapi juga memberdayakan pelaku usaha dengan pengetahuan dan legalitas. Diharapkan, peralatan baru ini dapat segera dimanfaatkan untuk meningkatkan efisiensi dan daya saing usaha mereka.
Mendorong Kemandirian Ekonomi Melalui Bantuan UMKM
Tommy menyampaikan harapannya agar Bantuan Usaha Ekonomi Produktif ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh para pelaku UMKM. Tujuannya adalah mendorong mereka untuk lebih maju dan berkembang, serta mampu bersaing di pasar yang semakin kompetitif.
Asisten II Pemkab OKU, Hasan HD, turut menekankan bahwa pemberdayaan UMKM merupakan salah satu fokus utama pemerintah daerah. Langkah ini dianggap strategis untuk menopang perekonomian nasional dan menciptakan kemandirian ekonomi bagi pelaku usaha di Kabupaten OKU.
Program Bantuan UMKM OKU ini secara khusus ditujukan untuk menunjang kelancaran usaha masyarakat kecil dan menengah agar semakin berkembang. Dengan demikian, diharapkan dapat meningkatkan perputaran roda perekonomian masyarakat secara keseluruhan.
Hasan HD juga menyatakan bahwa bantuan peralatan usaha ini merupakan bentuk kepedulian serta penyemangat bagi para pelaku usaha. Ini agar mereka lebih tangguh dan terus berinovasi dalam menghadapi tantangan bisnis di masa depan.
Komitmen Pemkab OKU dalam Pengembangan Sektor UMKM
Pemerintah Kabupaten OKU secara konsisten menunjukkan komitmennya dalam mendukung pertumbuhan sektor UMKM melalui berbagai inisiatif. Penyaluran Bantuan Usaha Ekonomi Produktif ini menjadi salah satu bukti nyata dari dukungan tersebut, mencerminkan perhatian serius terhadap pengembangan ekonomi kerakyatan.
Pengembangan UMKM tidak hanya berfokus pada pemberian modal atau peralatan, tetapi juga pada peningkatan kapasitas sumber daya manusia. Pelatihan kewirausahaan yang wajib diikuti oleh penerima bantuan adalah contoh konkret dari pendekatan holistik ini.
Dengan adanya Nomor Induk Berusaha (NIB), pelaku usaha juga didorong untuk memiliki legalitas yang kuat dan akses yang lebih luas ke pasar serta sumber pembiayaan. Ini adalah bagian dari strategi jangka panjang Pemkab OKU untuk menciptakan ekosistem bisnis yang kondusif dan berkelanjutan.
Keberlanjutan program Bantuan UMKM OKU diharapkan dapat menciptakan lebih banyak lapangan kerja dan meningkatkan pendapatan masyarakat. Selain itu, inisiatif ini juga bertujuan untuk memperkuat fondasi ekonomi daerah secara keseluruhan, menjadikannya lebih tangguh terhadap gejolak ekonomi.
Sumber: AntaraNews
Sumber : https://www.merdeka.com/uang/pemkab-oku-salurkan-bantuan-umkm-produktif-dorong-kemandirian-ekonomi-lokal-512431-mvk.html?page=4
Tidak ada komentar