Pasang Iklan Berbayar Disini

Pasang Iklan Berbayar Disini

300 SPPG di Sumatera Selatan Belum Mengantongi Sertifikat Laik Higienis Sanitasi


Baturajaradio.com --
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Sumatera Selatan terus berjalan dan menjangkau jutaan penerima manfaat. Namun, dari 506 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang telah beroperasi, baru 206 dapur yang mengantongi 
Sertifikat Laik Higienis Sanitasi (SLHS).

Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Palembang, Nurya Hartika, menegaskan bahwa kepemilikan sertifikat SLHS merupakan syarat utama operasional dapur SPPG guna menjamin keamanan pangan bagi penerima manfaat.


“SPPG yang belum memiliki sertifikat SLHS agar segera memenuhi persyaratan. Sertifikat ini mencakup kelayakan penjamah makanan, Indeks Kelayakan Lingkungan (IKL), serta standar higiene sanitasi,” kata Nurya usai Rapat Koordinasi MBG di Kantor Gubernur Sumsel, Selasa (23/12/2025). 


Ia menjelaskan, sebagian besar dapur SPPG yang belum mengantongi SLHS saat ini masih dalam proses pemenuhan persyaratan.


Ada dapur yang penjamah makanannya sudah memenuhi standar, namun nilai IKL belum memenuhi ketentuan sehingga sertifikat belum dapat diterbitkan.


“Ini menjadi pekerjaan rumah bagi SPPG agar segera melengkapi persyaratan, terutama IKL yang digunakan untuk menilai kelayakan lingkungan dapur tempat pengolahan makanan, agar aman dan higienis supaya SLHS bisa keluar,” jelasnya.


Di sisi lain, pelaksanaan distribusi MBG tetap berjalan, termasuk pada hari libur sekolah, dengan menyesuaikan kesiapan sekolah dan SPPG.


Bagi SPPG yang tetap beroperasi saat libur, pendistribusian dilakukan sesuai petunjuk teknis, yakni makanan siap santap yang disertai makanan kemasan kering untuk beberapa hari ke depan.


Distribusi dan Aspek Keamanan Pangan Dievaluasi


Nurya menambahkan, KPPG akan terus melakukan evaluasi di setiap dapur SPPG, baik dari sisi pola distribusi maupun aspek keamanan pangan.


Saat ini, Sumsel memiliki potensi 808 dapur SPPG. Sebanyak 506 dapur telah beroperasi, sementara sisanya masih dalam tahap persiapan.


Program MBG di Sumsel telah menjangkau sekitar 1,4 juta penerima manfaat dari target 2,4 juta orang.


Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan, Edward Candra, membenarkan bahwa dari ratusan dapur yang sudah beroperasi, baru sebagian yang telah tersertifikasi.


Menurutnya, Pemerintah Provinsi Sumsel berharap percepatan sertifikasi SLHS dapat segera dilakukan agar seluruh dapur SPPG memenuhi standar keamanan pangan dan perluasan program Makan Bergizi Gratis dapat berjalan optimal di seluruh wilayah Sumsel.



Sumber Artikel :: https://palembang.tribunnews.com/metro/1305650/300-sppg-di-sumatera-selatan-belum-mengantongi-sertifikat-laik-higienis-sanitasi.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.