750 Karung Beras Disalurkan Pada Masyarakat Sumsel Terdampak Kenaikan BBM


Baturajaradio.com
- Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan melalui Dinas Sosial Sumsel berikan 750 karung beras seberat 5 Kg kepada masyarakat terdampak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM).

Sekretaris Dinas Sosial Provinsi Sumsel, Martindra Mirlansyah menuturkan yang berhak mendapatkan bantuan yakni masyarakat yang bukan Pegawai Negeri Sipil (PNS), (Tentara Nasional Indonesia (TNI), Polri ataupun pensiunan PNS.

“Masyarakat ini adalah masyarakat yang terkena dampak inflasi kenaikan BBM,” ungkapnya ketika dibincangi, Kamis (15/12/2022).

Pihaknya berharap masyarakat bisa tetap bangkit, tetap kuat dalam menghadapi inflasi di dunia dan dapat tetap bertahan.

“Mudah-mudahan kita tetap bertahan dan inflasi ini bukan hanya Indonesia seluruh dunia termasuk eropa, eropa sekarang kedinginan karena bahan bakar tidak ada,” terangnya.

Di tempat yang sama Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) UMKM Sriwijaya Indonesia provinsi Sumsel yang juga terlibat mengatakan pihaknya sebagai badan kolektif perpanjangan tangan masyarakat ke pemerintah dan pemerintah kembali pada masyarakat.

“Ketentuan dinsos bahwa tidak boleh PNS, anggota Polri atau yang menerima Program Keluarga Harapan (PKH) ataupun Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT),” ucapnya

Dikatakan Johan bahwa pihaknya mengumpulkan sebanyak 1000 Kartu Keluarga (KK) namun setelah diverifikasi oleh dinsos didapatkan 750 KK yang lulus verifikasi dan menerima beras 5 Kg per KK.

Sementara Ketua DPD UMKM Sriwijaya Indonesia kota Palembang, Ruspa Puspita menambahkan pihaknya memegang 18 kecamatan kota Palembang untuk membantu dinsos menyalurkan bantuan berupa beras.

“Alhamdulillah melalui wadah UMKM Sriwijaya Indonesia kita mendapat bantuan dari dinas sosial melalui tangan gubernur masyarakat bersyukur,” tukasnya.

(https://detiksumsel.com/750-karung-beras-disalurkan-pada-masyarakat-sumsel-terdampak-kenaikan-bbm/)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.