Pengakuan Dadang, Pelaku Pembunuhan Usai Nonton Orgen Tunggal di OKU Selatan


Baturajardio.com
- Doni Agusman (22) warga Desa Kota Way tewas ditikam oleh Dadang (27) warga Desa Talang Baru Kecamatan Buay Pemaca OKU Selatan.

Kejadian perkelahian berujung pembunuhan yang terjadi usai hiburan orgen tunggal itu mengakibatkan Doni Agusman ditemukan tak bernyawa di pinggir jalan wilayah Desa Kembang Tinggi  Kecamatan Buay Pemaca, OKU Selatan, Minggu (21/8/2022) pagi,

Tersangka Dadang langsung menyerahkan diri ke di Mapolsek Buay Pemaca pasca kejadian itu.

Dadang mengaku tersinggung tak terima korban yang diduga sedang mabuk membentak dan mengancam keponakannya dengan sajam untuk meminta diantar pulang usai nonton orgen tunggal.

"Dia (korban)  menyuruh Supri (keponakan pelaku) mengantarnya pulang, karena minyak motornya tinggal sedikit Supri tidak mau tapi dia (korban) mengeluarkan pisau hingga saya naik darah langsung menikamnya,"ujar Dadang.

Diakui tersangka Dadang, saat kejadian memang ia sempat mengkonsumsi sebotol miras dan setengah sadar melakukan penikaman pada korban yang memang dikenalnya.

"Ya, memang tidak sepenuhnya mabuk, hanya meminum sebotol kecil Miras jenis Figur,"ungkapnya.


Polisi Panggil Kades 

Kapolres OKU Selatan AKBP Indra Arya Yudha, SH, SIK, MH didampingi Kasatreskrim AKP Acep Yuli Sahara, SH dan Kapolsek Buay Pemaca Ipda Antoni Steven, SH membenarkan tersangka dan korban dalam pengaruh alkohol.

"Berdasarkan keterangan saksi, memang keduanya dibawah pengaruh minuman keras atau alkohol,"ujar Kapolres saat press release di Mapolsek Buay Pemaca, Senin (22/8/2022).

Sementara, perihal keramaian yang terindikasi melanggar aturan, Kapolres Indra menegaskan memanggil perangkat Desa dan kepala Desa untuk dimintai keterangan melakukan pendalaman adanya pelanggaran hukum.

"Kita akan panggil pihak-pihak yang bersangkutan, berkaitan dengan mekanisme melaksanakan hiburan rakyat apakah sudah sepengetahuan pihak berwajib (kepolisian) serta beberapa hal yang semestinya di patuhi di keramaian,"ungkap Kapolres.

Korban Doni Agusman (22) warga Desa Kota Way Kecamatan Kecamatan Buay Pemaca OKU Selatan ditemukaj sudah tergeletak tak bernyawa di pinggir jalan Raya Desa Desa Kembang Tinggi Kecamatan Buay Pemaca, OKU Selatan Minggu (21/8/2022).
Korban Doni Agusman (22) warga Desa Kota Way Kecamatan Kecamatan Buay Pemaca OKU Selatan ditemukaj sudah tergeletak tak bernyawa di pinggir jalan Raya Desa Kembang Tinggi Kecamatan Buay Pemaca, OKU Selatan Minggu (21/8/2022). 

Orgen Tunggal Peringati HUT RI ke 77

Kepala Desa Kembang Tinggi, Lisdawati mengaku memang acara pesta rakyat tak memiliki izin keramaian lantaran acara lebih kehiburan rakyat HUT RI ke-77.

"Ya, kemarin kami memang tak meminta izin, tidak ada pemberitahuan ke kepolsian karena acara ini kan acara hiburan rakyat,"ujarnya 

Ia membantah, jika keributan tersebut di acara orgen tunggal.

Menurutnya, kejadian seusai pesta orgen tunggal saat warga sudah pulang yang memang korban kerap membuat keributan yang berjarak hingga 50 meter dari TKP dan acara.

"Orgennya datang mulai pukul 20.00 WOB dan tutup sekitar pukul 02.30 WIB, kejadian saat pesta orgen sudah selesai, kebenaran memang anak ini kerap membuat keributan (nganar),"ujarnya.

(https://sumsel.tribunnews.com/2022/08/22/pengakuan-dadang-pelaku-pembunuhan-usai-nonton-orgen-tunggal-di-oku-selatan?page=all)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.