'Sang Pemimpin Visioner, Karyanya Tetap Dikenang', Sosok Eddy Yusuf di Mata Tokoh Masyarakat OKU


Baturajaradio.com - Berpulangnya H Eddy Yusuf SH MM bin Abdullah Manjan ke Rahmatullah menjadi luka mendalam bagi masyarakat Sumsel terkhusus Ogan Komering Ulu (OKU).

Mantan Bupati OKU Priode 2003-2008 ini meninggal Selasa (8/3/2022) pukul 08.25 WIB di RSUD Dr Ibnu Sutowo Baturaja.

Sang pemimpin visioner, seperti itulah Edddy Yusuf dikenal semasa hidupnya meninggalkan isteri Suzzana Farianty SE AK dan tiga orang anak masing-masing Gilang Ramadhan, Garlan Ramadhan dan Garsyah Ramadanty dan tiga orang cucu.

Menurut dr Hj Herwati SPM (ayuk kandung Eddy Yusuf ), Eddy Yusuf dilahirkan di Baturaja tanggal 4 Desember 1955 dan tutup usia juga di Baturaja. Tidak ada firasat ataupun tanda-tanda Eddy Yusf akan pergi untuk selamanya, kedatangan ke OKU untuk menghadiri acara resepsi anak temannya.

Datang ke OKU hari Jumat ( 4/2/2022) sore, seperti biasa kalau pulang ke OKU, Eddy Yusuf akan bersilaturahmi dengan kerabat dan teman-teman lamanya. Ngopi-ngopi dan ngobrol sampai larut malam.

Menurut dr Hj Herwati SPM, sebelum dibawa ke rumah sakit Eddy Yusuf Minggu (6/3/2022) malam mengeluh sakit perut karena magnya kambuh. Namun lama kelamaan sakitnya semakin serius dan langsung dilarikan ke RS St Antonio pada pukul 21.05 WIB.

Kondisinya terus memburuk pagi harinya langsung dibawa ke RSUD Dr Ibnu Sutowo Baturaja karena pertimbangan peralatan medis rumah sakit pemerintah ini lebih lengkap. Masuk ke RSUD Dr Ibnu Sutowo pukul 08.05 WIB, namun rupanya takdirnya sudah sampai pukul 08.25 WIB Eddy Yusuf wafat.

Pendapat yang sama juga dituturkan Ir Akmal Hidayat (adik kandung Eddy Yusuf) , dia hanya sempat ngorol sebentar dan waktu itu Eddy Yusuf berkali-kali bilang mau pulang. "Aku nak balik besok, menyebutkan hari ini," kenang Akmal.

Akmal mengaku tidak menyangka kata-kata mau pulang yang berkali-kali disebut Eddy Yusuf itu merupakan firasat bahwa Eddy Yusuf memang akan kembali kepangkuan sang khalik. Setelah itu Akmal mengaku tidak sempat lagi berkomuniaksi dengan Eddy Yusuf karena di rumah sakit sudah dipasang alat bantu pernapasan.

Eddy Yusuf dibawake rumah duka di Kelurahan Kemelak Bindung Langit Kecamatan Baturaja Timur Kabupaten OKU dibawah pengawalan polisi didampingi Sekda OKU Dr H Achmad Tarmizi dan keluarga. Jenazah disemayamkan di rumah kediaman Eddy Yusuf, untuk dilakukan prosesi pengurusan jenazah mulai dari memandikan dan dikafani.

Selanjutnya pihak keluarga diwakili dr Hj Herawati SPM menyerahkan jenazah kepada pemerintah Kabupaten OKU. Selanjutnya jenazah dilepas keberangkatannya oleh Plh Bupati OKU H Drs Edward Candra HM dan ribuan masyarakat OKU. Hadir juga mantan Bupati OKU Drs H Yulius Nawawi beserta isteri.

Leadership Disukai Masyarakat

Seperti diketahui Eddy Yusuf SH MM menghabiskan separoh perjalanan hidupnya di dunia birokrasi dan pemerintahan. Hingga kemudian muncul di pentas Politik lokal Kabupaten OKU. Eddy Yusuf mendampingi Ir Syharial Oesman mencalonkan diri merebut kursi orang nomor 1 di Kabupaten OKU melalui pemilihan di DPRD OKU. Tahun 2000-20003 Eddy Yusuf menjabat sebagai Wakil Bupati OKU mendampingi Ir Syahrial Oesman. Kemudian Ir Syahrial Oesman mencalonkan diri menjadi Gubernur Sumsel maka jabatan yang masih tersisa (2003-2005) dilanjutkan oleh Eddy Yusuf menjadi Bupati OKU tanpa wakil selama 2 tahun.

Kemudian periode selanjut Eddy Yusuf maju mencalonkan diri menjadi Bupati OKU berpasangan dengan Drs H Yulius Nawawi (2005-2010) melalui Pilklada langsung.Eddy Yusuf dilantik menjadi Bupati OKU 25 Agustus 2005 .

Namun di tengah perjalanan tahun 2008 Eddy Yusuf mengundurkan diri karena mencalonkan diri menjadi Wakil Gubernur Sumsel berpasangan dengan Alex Noerdin dan terpilih. Sisa masa jabatan yang ditinggalkan Eddy Yusuf diteruskan Drs H Yulius Nawawi (2008-2010) . Yulius Nawawi naik menjadi Bupati sampai 2010 juga tanpa wakil.

Sebagai bupati di era otonomi daerah, diawal-awal menjabat Eddy Yusuf berupaya untuk lebih banyak bertemu dan beinteraksi dengan masyarakat, berbagai tokoh lintas bidang, pengusaha dan jajaran Pemerintah Kabupaten.

Intinya sebaai pemimpin Eddy Yusuf membuka lebar-lebar mata, telinga , pikiran dan hatinya. Untuk menyerap berbagai pandangan , sikap dan bahkan kritik yang berguna untuk pijakan awal mengelola pemerintahan di Kabupaten Ogan Komering Ulu.

Kepemimpinan (leadership) gaya Eddy Yusuf disukai oleh masyarakat OKU, kemampuannya mendorong percepatan pembangunan di Kabupaten OKU patut mendpaat acungan jempol, kala itu Eddy Yusuf pernah bilang membangun itu ada dua tujuan, pertama karena kebutuhan dan ada juga karena keinginan. Disamping membangun yang memang menjadi skala prioritas seperti membangun infra setruktur seperti jana dan jembatan, dimasa Eddy Yusuf juga membuka semua akses ke daerah-daerah sentra produksi karet, sawit, kopi dan membuka desa-desa kawasan seberang. Eddy Yusuf juga mendirikan bangunan-banguna simbol yang akan mengangakat harga diri dan martabat masyarakat OKU dengan membangun kolam renang standar olympiade, gedung Islamice Center, Gedung Olah Raga, Stadion Madya di Kemiling, Pasar Induk, Terminal Type A, dan bangunan-banguan bersakala besar yang kini masih berdiri kokoh dan menjadi kebanggaan masyarakat Kabupaten berjuluk Sebimbing Sekundang.

"Kini pemimpin mencintai rakyat dan dicintai rakyat itu sudah pergi. Namun hasil karyanya tetap akan dikenang dan melekat di hati rakyat," ujar tokoh masyarakat OKU H Ibrahim Saleh yang juga Mantan Asisten II Setda OKU.

(https://sumsel.tribunnews.com/2022/03/08/sang-pemimpin-visioner-karyanya-tetap-dikenang-sosok-eddy-yusuf-di-mata-tokoh-masyarakat-oku?page=2)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.