Seleksi Anggota KPU dan Bawaslu Diminta Perhatikan Keterwakilan Perempuan

Baturajaradio.com - Komisi II DPR akan menyelenggarakan fit and proper test calon anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) pada 14 Februari 2022, mendatang. Anggota Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPR, Luluk Nur Hamidah mengingatkan DPR agar memperhatikan keterwakilan perempuan minimal 30 persen pada penyelenggara pemilu, baik KPU dan Bawaslu di semua tingkatan.

"Desain besar peningkatan keterwakilan perempuan di parlemen selain pendidikan politik dan penguatan peran partai politik, maka sudah seharusnya kita memberikan atensi pada penyelenggaraan pemilu itu sendiri, di mana prasyarat adanya representasi minimal 30 persen pada penyelenggara pemilu baik KPU, Bawaslu di semua tingkatan juga merupakan sebuah keniscayaan," kata Luluk dalam rapat paripurna, Selasa (8/2).

Sekjen Kaukus Perempuan Parlemen itu menyebut, setidaknya ada lima alasan penting keterwakilan perempuan pada penyelenggara pemilu. Pertama adalah keadilan. Kedua, akses yang setara untuk melakukan partisipasi politik.

Kemudian yang ketiga adalah peluang yang setara bagi perempuan untuk mempengaruhi proses politik dengan perspektif perempuan. Keempat mendorong lahirnya kebijakan politik yang berkualitas, mendorong kebijakan publik yang bermutu, inklusif dan juga adil gender. Kelima adalah pemenuhan hak konstitusional dan juga percepatan tujuan SDG's.

"Oleh karena itu saya mohon pimpinan DPR dan bapak ibu sekalian, memberikan atensi khusus kepada seleksi calon penyelenggara pemilu agar keterwakilan perempuan minimal 30 persen di KPU dan Bawaslu tetap kita jaga sebagai wujud political will kita pada demokrasi yang setara berkeadilan demi mewujudkan kemaslahatan untuk republik ini," ungkap anggota Komisi IV DPR tersebut.

Untuk diketahui, keempat belas nama calon anggota KPU terdiri dari 10 laki-laki dan empat perempuan. Mereka adalah August Mellaz, Betty Epsilon Idroos, Dahliah, Hasyim Asy’ari, I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi, Idham Holik, Iffa Rosita, Iwan Rompo Banne, Mochammad Afifuddin, Muchamad Ali Safa’at, Parsadaan Harahap, Viryan, Yessy Yatty Momongan, dan Yulianto Sudrajat.

Sementara itu ada 10 calon anggota Bawaslu yang terdiri dari tujuh laki-laki dan tiga perempuan. Mereka adalah Aditya Perdana, Andi Tenri Sompa, Fritz Edward Siregar, Herwyn Jefler Hielsa Malonda, Lolly Suhenty, Mardiana Rusli, Puadi, Rahmat Bagja, Subair, dan Totok Hariyono.

Fit and proper test akan digelar selama tiga hari dari tanggal 14-16 Februari 2022. Dalam uji kelayakan dan kepatutan tersebut, Komisi II DPR akan memilih tujuh calon anggota KPU dan 5 calon anggota Bawaslu.

(https://www.republika.co.id/berita/r70djg485/seleksi-anggota-kpu-dan-bawaslu-diminta-perhatikan-keterwakilan-perempuan)


Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.