Pasang Iklan Berbayar Disini

Pasang Iklan Berbayar Disini

Penimbunan Minyak Goreng Terbongkar, Pengusaha: Itu Distributor


Baturajaradio.com -
Susahnya mencari pasokan minyak goreng di toko-toko ritel membuat spekulasi adanya praktik penimbunan di toko ritel muncul. Salah satunya saat ditemukan praktik penimbunan minyak goreng sebanyak 1,1 juta kilogram di sebuah gedung daerah Deli Serdang, Sumatera Utara.

Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) Roy Nicholas Mandey menegaskan bahwa para pelaku usaha tidak mungkin menimbun seperti kejadian yang terungkap di gedung distributor daerah Sumatera Utara tersebut.

"Kita juga mau memastikan para pelaku usaha ritel bahwa kita tidak mungkin menimbun seperti yang terungkap itu. Yang terungkap itu kan adalah distributor ya, jadi kalau kita peritel ini sangat tidak mungkin seperti yang disangka, dibincangkan ya oleh media. Pejabat-pejabat yang dari minggu lalu, baik itu juga dari DPRD, dari Ombudsman bahwa kita itu sangat terbatas gudang untuk menyalurkan barangnya," jelas Roy.

Roy juga menambahkan, bahwa gudang peritel sudah diisi oleh berbagai macam barang yang diperjualbelikan di toko. Sehingga, tidak bisa menambah kapasitas, apalagi untuk penimbunan.

"Besaran gudangnya itu sudah disesuaikan dengan jumlah barang yang dijual di toko. Jadi bagaimana mungkin kita menimbun?" ungkap Roy.

Selanjutnya, Roy juga mengatakan bahwa toko ritel sama sekali tidak melakukan penimbunan karena mereka bisa menambah biaya stok atau biaya gudang.

"Dan itu akan mengakibatkan kita menambah biaya, nah kan kita gak mau menambah biaya ya. Biaya stok itu kan akan timbul ketika ada barang-barang yang tidak cepat tersalurkan," jelasnya.

Menurutnya, toko ritel tidak mungkin melakukan penimbunan karena ukuran gedung penyimpanannya yang terbatas dan akan terkena tambahan biaya akibat barang tidak disalurkan dengan cepat.

Sumber artikel::https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-5949325/penimbunan-minyak-goreng-terbongkar-pengusaha-itu-distributor.


Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.