Manfaat Kencur Bagi Kesehatan yang Sayang untuk Dilewatkan



 Baturaja Radio.com - Kencur yang punya nama latin Kaempferia galanga L, ternyata masih satu keluarga dengan jahe atau Zingiberaceae. Jadi, jangan heran jika banyak orang sering keliru membedakan kencur dengan jahe maupun lengkuas karena bentuknya yang hampir mirip. Padahal nyatanya, kencur bisa membawa manfaat yang berbeda dari jahe untuk kesehatan tubuh. Baca terus untuk mengetahui beragam manfaat kencur untuk kesehatan tubuh, yuk!

Apa itu kencur?

Kencur adalah salah satu jenis bumbu dapur yang memiliki aroma khas yang segar dan menyeruak. Selain digunakan sebagai penambah cita rasa dalam masakan, manfaat kencur juga sudah lama dikenal sebagai obat alami.

Tanaman yang berasal dari Asia ini masuk ke dalam keluarga suku jahe-jahean (Zingiberaceae). Spesies Zingiberaceae tidak hanya berisikan tanaman kencur saja, tapi juga meliputi jahe, kunyit, serta lengkuas. Ya, dengan kata lain, kencur sebenarnya masih satu keluarga dekat dengan jahe, lengkus, maupun kunyit.

Kencur adalah salah satu jenis bumbu dapur yang memiliki aroma khas yang segar dan menyeruak. Selain digunakan sebagai penambah cita rasa dalam masakan, manfaat kencur juga sudah lama dikenal sebagai obat alami.

Tanaman yang berasal dari Asia ini masuk ke dalam keluarga suku jahe-jahean (Zingiberaceae). Spesies Zingiberaceae tidak hanya berisikan tanaman kencur saja, tapi juga meliputi jahe, kunyit, serta lengkuas. Ya, dengan kata lain, kencur sebenarnya masih satu keluarga dekat dengan jahe, lengkus, maupun kunyit.

Itulah salah satu alasan mengapa bahan dasar masakan tersebut memiliki bentuk yang hampir serupa, hingga kadang sulit dibedakan. Tanaman kencur banyak tumbuh di wilayah beriklim tropis dan subtropis. Daerah penyebaran umumnya berada di Asia, antara lain di Indonesia, India, Bangladesh, Thailand, dan Malaysia.

Tanaman kencur biasanya tumbuh subur di daerah pegunungan atau dataran rendah. Struktur tanah yang paling baik untuk menanam kencur yakni gembur alias tidak terlalu banyak mengandung air.

Akan tetapi, kencur juga tak kalah subur ketika ditanam di dalam pot dengan kondisi tanah yang tidak terlalu basah. Meki yang selama ini sering Anda gunakan hanyalah bagian umbi kencur saja, nyatanya tanaman ini memiliki bentuk yang lengkap.

Sama seperti kebanyakan tumbuhan pada umumnya, tanaman kencur juga dilengkapi dengan daun dan bunga. Hanya saja, bentuk dan penampakannya tentu berbeda dengan bumbu dapur lainnya.

Apa saja kandungan dan senyawa kimia di dalam kencur?

Di samping rasanya yang khas dan bisa menambah kelezatan olahan masakan, manfaat kencur tidak hanya sampai di situ. Berbagai komposisi zat yang terkandung pada kencur, yakni:

  • Pati
  • Mineral
  • Sineol
  • Asam metil kanil dan penta dekaan
  • Asam sinamat
  • Etil ester
  • Borneol
  • Kamphene
  • Paraeumarin
  • Asam anisat
  • Alkaloid
  • Gom

Kandungan sineol, asam metil kanil, penta dekaan, asam sinamat, dan lain sebagainya tersebut masuk ke dalam minyak-minyak atsiri. Bukan hanya itu, senyawa kimia lainnya yang ada di dalam kencur yakni etil p-metoksisinamat, p-metoksistiren, karen, borneol, dan parafin.

Di antara kandungan kimia ini, etil p-metoksisinamat merupakan komponen utama dari kencur. Sementara untuk kandungan minyak atsiri, ada sekitar 2,4-2,9 persen kadar minyak atsiri yang menyusun senyawa kencur.

Apa saja manfaat kencur untuk kesehatan?

Selain sebagai bumbu masakan, nyatanya kencur memiliki beragam manfaat yang baik untuk kesehatan, di antaranya:

1. Mengobati batuk

Ramuan tradisional kencur yang dicampuran dengan garam sudah lama dikenal sebagai obat tradisional batuk berdahak.

Meminum ramuan ini digadang-gadang bisa membuat pernapasan lebih lega dan membantu meredakan batuk berdahak lebih cepat.

Selain bisa jadi obat batuk, ternyata bahan herbal ini sering dikonsumsi oleh para penyanyi sebelum mereka tampil untuk membantu menjaga kondisi pita suara sekaligus membuat tenggorokan terasa lebih lega, loh! Namun sayangnya belum ada penelitian yang membuktikan manfaat ini.

2. Menghilangkan stres

Sebuah penelitian yang dilakuan oleh para peneliti dari Departemen farmasi Universitas Jahangirnagar Bangladesh, berhasil menemukan manfaat kencur. Penelitian tersebut menunjukkan bahwa ekstrak tanaman kencur baik rimpang/akar dan daunnya memiliki sifat antidepresan terhadap sistem saraf pusat yang bisa memberikan efek sedatif atau menenangkan.

Hasil penelitian tersebut turut menguatkan tentang manfaat kencur untuk kesehatan sebagai efek sedatif yang signifikan. Itu sebabnya, banyak orang memanfaatkan kencur sebagai obat yang digunakan untuk mengurangi efek stres, cemas, gelisah, dan depresi.

Meski demikian, penelitian ini masih membutuhkan riset lebih lanjut mengenai khasiat kencur untuk kesehatan tubuh manusia.

3. Mengobati diare

Masih dari hasil penelitian sebelumnya yang dimuat dalam International Journal of Pharmacy and Pharmaceutical Sciences, menemukan hal menarik. Penelitian tersebut menyebutkan bahwa ekstrak kencur memiliki kandungan zat sitotoksik dan antibakteri dalam jumlah yang cukup banyak.

Atas dasar itulah, kencur dipercaya bisa menjadi salah pilihan pengobatan manjur untuk diare. Hal tersebut dibuktikan dengan penelitian yang dilakukan pada hewan coba yang dibagi menjadi 2 kelompok. Kedua kelompok tersebut telah diberikan minyak jarak dengan cara diminum (oral) guna menimbulkan diare.

Faktanya, hewan coba yang menerima ekstrak kencur menunjukkan tanda-tanda dan gejala diare khas yang lebih ringan, bahkan berangsur hilang.

Sedangkan kelompok hewan coba lainnya yang tidak mendapatkan ekstrak kencur, mengalami gejala diare terus-menerus. Misalnya feses cenderung cair, sakit perut, dan frekuensi buang air besar sering.

4. Bahan dasar jamu

Di Indonesia, kencur merupakan bahan utama yang digunakan untuk membuat jamu, entah itu jamu tradisional maupun modern buatan pabrik. Minuman jamu ini sering disebut dengan beras kencur yang terbuat dari campuran beras, kencur, asam Jawa, serta gula merah.

Khasiat kencur yang diolah menjadi minuman jamu bermanfaat untuk meningkatkan nafsu makan, mengatasi masalah pencernaan, sakit perut, sesak nafas, pilek, dan juga sakit kepala.

Namun sayangnya lagi-lagi penelitian mengenai manfaat kencur masih minim.

5. Mencegah karies gigi

Sifat antimikroba yang ada di dalam kencur ternyata memiliki manfaat yang menakjubkan. Kandungan tersebut bisa membantu menghambat perkembangan bakteri Lactobacillus acidophilus di dalam tubuh.

Pasalnya, jika dibiarkan semakin banyak, bakteri tersebut bisa mengakibatkan munculnya kerusakan gigi, seperti karies gigi. Penyakit yang biasanya dialami oleh anak-anak ini akan membuat gigi rusak karena menimbulkan lubang, infeksi, dan sakit gigi.

Apa saja manfaat kencur dalam masakan?

Umumnya, kencur dijadikan bahan dasar penambah rasa pada olahan pecel, urap, karedok, atau bahkan seblak. Tambahan kencur yang diulek bersama aneka bumbu lainnya, bertujuan agar rasa masakan tersebut menjadi lebih segar saat dimakan.

Bukan itu saja. Kencur juga bisa dicampur bersama sambal sehingga memberikan aroma harum saat disantap. Tidak terbatas pada makanan, penggunaan kencur juga bisa Anda masukkan ke dalam olahan minuman yang akan memberikan sensasi hangat di tenggorokan. (hellosehat.com)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.