150 Nakes RSMH Palembang Positif Covid-19, Dirut Pastikan Pelayanan Kesehatan Tetap Optimal

baturajaradio.com - Sekitar 150 nakes RSMH Palembag positif Covid-19.
Hasil itu didapat dari swab massal  yang dilakukan selama 15 hari secara bertahap sejak 8 Februari 2022 lalu untuk mewaspadai lonjakan penyebaran Virus Corona terhadap 3.000 lebih karyawan baik nakes maupun umum. 

Rumah Sakit Umum Pusat Mohammad Hoesin (RSMH) di Jl Jenderal Sudirman KM 3 Palembang terus meningkat jumlah pasien Covid 19 yang sedang dirawat tercatat 69 orang per tanggal 14 Februari 2022.

"Sekarang yang terpapar Covid-19 ada sekitar 150 Nakes di RSMH atau 5 persen dari yang dilakukan swab," ungkap Dirut RSMH Palembang, dr Bambang Eko S Sunaryanto SpKj MARS didampingi Ka Bidang Pelayanan Medis RSMH Dr Marta Hendri.

Menurut Dirut RSMH kelahiran Magetan (Jatim), 30 April 1962, setelah dilakukan penelusuran (tracing) penularan lebih banyak dari luar RSMH.
Mereka para nakes yang terpapar Covid-19 ini masuk kategori gejala ringan (OTH) dan diistirahatkan 7-10 hari. 

Bambang mengaku dengan terpaparnya 150 nakes tersebut, hingga saat ini belum terjadi dampak gangguan terhadap layanan di RSMH. 

"Karena kita ada para sukarelawan yang kemarin tahun 2020-2021 kita bisa aktifkan kembali terutama dari perawat. 75 perawat direkrut untuk mendukung menggantikan teman-temannya.

Apabila masih terus meningkat jumlah yang terpapar, kita antisipasi penambahan sukarelawan tadi," terang Bambang yang merupakan alumni Pendidikan Dokter Universitas Sebelas Maret, Solo dan Pendidikan Spesialis Psikiatri Universitas Indonesia. 

Untuk mengantisipasi lonjakan lebih bertambah lagi pasien Covid-19 yang butuh perawatan, rumah sakit rujukan ini pun menambah ketersediaan tempat tidur/bed untuk pasien (BOR).

"Kalau bed saat ini oleh karena ada penambahan kasus, maka BOR kita yang tadinya 59 kini ditambah menjadi 88. Seandainya ada peningkatan BOR sampai 90 persen lebih maka otomatis akan tambah tempat tidur pasien Covid-19.
Pasien covid yang dirawat ada 75 orang," kata mantan Direktur Utama RSJ Lawang, Malang.





Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.