Sepekan Lalu Masih Tertutupi Semak Kini Bunga Bangkai di OKU Selatan Sudah Setinggi 2,5 Meter

baturajaradio.com - Warga Desa Banjar Agung, Kecamatan Buay Rawan dihebohkan dengan ditemukannya bunga bangkai di OKU Selatan setinggi 2,5 meter, Rabu (1/12/2021).

Bunga bernama latin Amorphophallus titanum itu ditemukan di hutan tak jauh dari pemukiman warga hanya berjarak berkisar 1 kilometer.


"Pertama kali ditemukan kemarin, kebetulan mau memancing, berhenti saya perhatikan ternyata bunga bangkai, dan saya posting di medsos," ungkap Sudirman.


Dibeberkan warga, sebenarnya bunga yang kini membuat heboh warga dengan berdatangan ke lokasi itu telah diketahui sejak sepekan lalu.


Namun, belum berukuran raksasa dan tertutup semak belukar.

"Sebenarnya kalau pertama lihat itu, sudah satu minggu terakhir. Waktu saya lewat pakai motor di jalan ini, hendak ke kebun.


Petama kali lihat, memang masih tertutup-tutup semak belukar, "bebernya.

Kini pasca ramai di medsos para warga berdatangan ke lokasi melepaskan penasaran akan bunga yang langka itu



Selain itu para warga menjadikan bunga yang disebut warga bunga kibut tersebut sebagai objek swafoto.


Sementara itu Anwar Kades Banjar Agung, dibincangi juga mengungkapkan penemuan bunga langka tersebut di wilayah Kecamatan Buay Rawan pernah terjadi sebelumnya di Kecamatan Buay Rawan yakni di Desa Ruos. 


"Itu beberapa tahun dulu, dia tumbuh di pinggiran pemukiman kebun warga. Untuk masuk kesana menempuh sekitar kurang lebih 2 km," ujarnya. 


Tak disangka setelah beberapa tahun, kejadian penemuan tumbuhan bunga bangkai juga terjadi di Desa Banjar Agung.


Sama tumbuh dipinggiran pemukiman kebun warga juga, namun kali ini lokasinya sedikit masuk di dalam semak belukar hutan rimbun. 


"Jaraknya dari pinggir jalan besar hanya masuk sekitar 1 km. Yah, kalau sekarang ini sudah heboh, banyak warga-warga disini datang untuk foto-foto," pungkasnya.




Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.