Peristiwa Peluru Nyasar Selama 2021, Kebanyakan Anak Jadi Korban












 Baturajaradio.com --   Insiden peluru nyasar kembali terjadi. Kali ini, dialami bocah berusia tujuh tahun di Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo. Peluru nyasar itu diduga berasal dari tembakan anggota polisi yang sedang mabuk.

Kejadian tersebut persisnya di Desa Hulawa, Kecamatan Tilango, Kabupaten Gorontalo, pada Rabu, 1 Desember 2021 dini hari. Bocah tersebut mengalami luka di paha bagian kanan akibat terkena proyektil.

Sang bocah kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Aloe Saboe untuk dilakukan operasi pengangkatan proyektil.

Kejadian peluru nyasar kerap terjadi, bahkan selama 2021, IDN Times mencatat ada tujuh kejadian peluru nyasar yang terjadi di berbagai daerah di Tanah Air, termasuk kejadian terbaru yang dialami bocah tujuh tahun ini. Berikut deretan kasus peluru nyasar selama 2021.

" Warga di Payakumbuh tewas akibat peluru nyasar saat tes senapan angin

Seorang warga Kota Payakumbuh, Sumatra Barat, inisial I tewas karena tertembak N (42) yang sedang mengetes senapan anginnya yang baru selesai diperbaiki.

Peristiwa tersebut terjadi di Gunung Nago, Kelurahan Kapalo Koto Ampangan, Kecamatan Payakumbuh Selatan, Kota Payakumbuh, pada Selasa, 31 Agustus 2021 sekitar pukul 15.40 WIB.

Dilansir ANTARA, Rabu, 1 September 2021, menurut keterangan saksi, kejadian berawal pada saat pelaku mengetes atau mencoba senapan angin yang sudah diservis atau diperbaiki.

Pelaku melakukan penembakan ke arah kandang ayam yang ada di dekat rumah pelaku, dan tanpa disadari terdengar suara teriakan dari arah kandang ayam.

Mendengar teriakan tersebut, pelaku langsung mendatangi sumber suara tersebut, dan didapati korban yang berusia 62 tahun itu sudah tergeletak, sehingga pelaku langsung membawa korban ke RSUD Adnan WD.

Berdasarkan keterangan dokter, korban dinyatakan meninggal dunia. Selanjutnya pelaku dan barang bukti diamankan di Polres Payakumbuh guna pengusutan lebih lanjut.





Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.