Dapat Info Bakal Ada Gelombang Kedua Lonjakan Covid-19, Bupati OKU Timur CEMAS! Enos : Tolong Kami!

Dapat Info Bakal Ada Gelombang Kedua Lonjakan Covid-19, Bupati OKU Timur CEMAS! Enos : Tolong Kami!baturajaradio.com - Sejak beberapa hari terakhir Kabupaten OKU Timur Provinsi Sumatera Selatan sudah terbebas dari zona merah virus corona atau covid-19.

Berdasarkan data terbaru Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat pada Selasa (5/10/2021), tercatat dari 20 kecamatan yang tersebar di Bumi Sebiduk Sehaluan hanya satu kecamatan saja dinyatakan masuk zona orange yakni Kecamatan Belitang Jaya.


Meskipun demikian, Bupati Bupati OKU Timur H Lanosin Hamzah mengkhawatirkan adanya gelombang kedua lonjakan Covid-19.


Hal itu ia sampaikan dalam agenda tinjauan pelaksanaan vaksinasi massal untuk pelajar di SMPN 2 Martapura, Selasa (5/10/2021).


"Infonya tahun depan itu diperkirakan ada lonjakan kedua. Kalau vaksinasi ini tidak dipercepat ini membuat saya cemas," ujar Bupati OKU Timur yang akrab disapa Enos ini.


Ia menyebutkan bahwa kabupaten OKU Timur sudah lebih dulu menggelar Pembelajaran Tatap Muka (PTM) dibandingkan dengan daerah lain, namun tingkat vaksinasi masih rendah.


"Untuk Pemprov dan Pusat tolong kami supaya vaksinasi untuk OKU Timur yang masih rendah ini bisa dibantu," kata Enos.


Selanjutnya ia mengapresiasi langkah Dinkes dan Disdikbud yang sudah menggelar vaksinasi di sekolah-sekolah seperti yang dilakukan hari ini.


"Saya suka Tenaga Kesehatan (Nakes) datang ke sekolah dari pada anak-anak yang ke puskemas dan rumah sakit. Karena kita tidak tahu di sana steril atau tidak," ucapnya.

Advertisement by

Berdasarkan data terakhir pada Senin (2/10/2021) tercatat sebanyak 94,547 masyarakat OKU Timur sudah divaksin dosis satu.


Angka tersebut baru mencapai 21,8% dari keseluruhan sasaran masyarakat OKU Timur.


25 Ribu Dosis Vaksin Sinovac


Enos mengatakan Kabupaten OKU Timur baru saja mendapatkan mendapatkan 25 ribu dosis vaksin jenis sinovac.


Angka tersebut melebihi jumlah sasaran untuk pelajar SMP di Kabupaten OKU Timur yang berjumlah 23 ribu siswa.


"Kalau untuk anak-anak, permohonan kami kemarin dari kabupaten dan legislatif untuk setara SMP jumlahnya 23 ribu insya Allah bisa terpenuhi karena kita mendapatkan 25 ribu dosis," kata Enos.


Bupati OKU Timur H Lanosin Hamzah (Enos) meninjau vaksinasi massal di SMPN 2 Martapura, Selasa (5/10/2021).

Bupati OKU Timur H Lanosin Hamzah (Enos) meninjau vaksinasi massal di SMPN 2 Martapura, Selasa (5/10/2021). (SRIPOKU.COM/EDO PERMADI)

Sampai dengan saat ini, kata Enos, persentase pelajar di OKU Timur yang tidak mau divaksin hanya sedikit.


"Mereka juga ingin terlindungi, sudah saya sampaikan juga pada guru agar diberi masukan atau pembelajaran supaya anak-anak tidak takut divaksin, karena ini demi masa depan mereka juga," kata dia.


Berdasarkan data terakhir pada Senin (2/10/2021), tercatat sebanyak 94,547 masyarakat OKU Timur sudah divaksin dosis satu.


Angka tersebut baru mencapai 21,8% dari keseluruhan sasaran masyarakat OKU Timur yang berjumlah 494,728.


Sedangkan untuk remaja ataupun pelajar sendiri tercatat sebanyak 9,411 sudah divaksin dosis satu dan 820 orang sudah mendapatkan vaksin dosis dua.


(https://palembang.tribunnews.com/2021/10/05/dapat-info-bakal-ada-gelombang-kedua-lonjakan-covid-19-bupati-oku-timur-cemas-enos-tolong-kami?page=all)






Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.