Update Virus Corona di OKU Selatan 8 Juli, Sekolah Tatap Muka di OKU Selatan Kembali Ditunda

Update Virus Corona di OKU Selatan 8 Juli, Sekolah Tatap Muka di OKU Selatan Kembali Ditundabaturajaradio.com - Pemerintah Kabupaten OKU Selatan melalui Dinas Pendidikan OKU Selatan memutuskan kembali menunda Pembelajaran Tatap Muka (PTM) sesuai hasil rapat rencana pembelajaran tatap muka di ruang rapat terbatas, Kamis (8/7/2021).

Penundaan kegiatan belajar tatap muka di satuan pendidikan tingkat Paud, SD dan SMP merujuk dari instruksi menteri dalam negeri Nomor 17 Tahun 2021 perihal perpanjangan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat berbasis mikro serta mengoptimalkan posko penanganan Covid-19 di tingkat desa dan kelurahan.

Pengambilan keputusan tersebut sebagai langkah pemerintah daerah setempat dalam pengendalian penyebaran Virus Corona.

Update Virus Corona di OKU Selatan, per Kamis (8/7/2021), terus meningkat dengan catatan total kasus 226 orang dan berstatus zona oranye.

"Terkait sekolah kalau memang kondisinya seperti ini kita tunda dulu. Kita jelaskan ke masyarakat bagaimana kondisi saat ini, dan ini juga mengacu pada edaran dari Mendagri," kata Popo Ali selaku Bupati OKU Selatan sekaligus Ketua Satgas Penangan Covid-19 OKU Selatan usai rapat, Kamis (8/7/2021). 

Terpisah dikatakan Kepala Dinas Pendidikan OKU Selatan Zulfakar Dhani SSos sebelumnya Dinas Pendidikan Kabupaten OKU Selatan menjadwalkan PTM pada 12 Juli mendatang. 
Namun dengan pertimbangan para peserta didik dari penyebaran Covid-19.

"Ya, sesuai schedule rencananya hari Senin 12 Juli 2021 Pembelajaran Tatap Muka (PTM) dimulai, tapi dari hasil rapat kembali  kembali ditunda," terang Zulfakar.

Sementara disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten OKU Selatan, H Romzi, SE M.Si mengungkapkan dari awal bulan Juli 2021 tercatat telah 4 orang meninggal dunia atau secara keseluruhan berjumlah 28 orang. 

"Sejak awal Juli 2021 hingga saat ini total kasus terkonfirmasi COVID-19 di Kabupaten OKU Selatan yang meninggal dunia sebanyak empat orang," ujar Romzi.

Sementara ini sebaran kasus Covid-19 di OKU Selatan telah berjumlah 226 orang, 175 orang diantaranya berhasil sembuh, meninggal dunia 28 orang, dan sedang menjalani isolasi sebanyak 23 orang. 

"Isolasi di RSUD Muaradua ada 10 orang dan 13 orang isolasi mandiri. Saat ini kita kembali memasuki zona oranye dan," jelasnya.



(https://palembang.tribunnews.com/2021/07/08/update-virus-corona-di-oku-selatan-8-juli-sekolah-tatap-muka-di-oku-selatan-kembali-ditunda)




Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.