Lebih dari 500 Imigran di Laut Tengah Diselamatkan

Salah satu kapal imigran gelap (ilustrasi).
 
Baturajaradio.com  -- Organisasi kemanusiaan SOS Mediterranee mengatakan di Twitter, beberapa hari terakhir mereka telah menyelamatkan 572 orang imigran di Laut Tengah atau Mediterania. Mereka termasuk 369 imigran yang berlayar dengan 'kapal kayu' di perairan Libya.

Pada Senin (5/7), Deutsche Welle melaporkan organisasi itu mengatakan penyelamatan 369 imigran tersebut dilakukan selama lima jam di atas 'kapal yang berisiko terbalik setiap saat'. Mereka menyelamatkan 110 anak-anak termasuk bayi dan dua anak lainnya.

Para imigran dipindahkan ke kapal penyelamat Ocean Viking. Para imigran berasal dari Mesir, Bangladesh, Eritrea dan negara-negara lainnya.

Dalam beberapa hari terakhir SOS Mediterranee telah melakukan enam misi penyelamatan. Sebelumnya Ocean Viking membawa 71 orang yang berlayar dengan kapal kayu yang sangat penuh di perairan Malta. Mereka sudah berada di atas laut selama tiga hari setelah berlayar dari Libya.

SOS Mediterranee membutuhkan empat tandu untuk membawa para imigran yang dalam keadaan lemah. Juru bicara SOS Mediterranee mengatakan kapal tersebut 'cukup penuh'.

SOS Mediterranee biasanya meminta izin ke pihak berwenang Italia dan Malta untuk Ocean Viking berlabuh di pelabuhan mereka. Sehingga mereka dapat menyelamatkan orang-orang yang berhasil dibawa ke daratan. Di Italia hal ini bisa menjadi hal yang kontroversial secara politis.

Komisioner Tinggi PBB untuk Pengungsi (UNHCR) juga mengatakan Penjaga Pantai Libya kerap menghalangi imigran berlayar lalu membawa mereka kembali ke Libya. Lembaga-lembaga non-pemerintah mengkritik praktik tersebut karena para imigran beresiko mengalami tindak kekerasan.

Organisasi Internasional untuk Imigran (IOM) mengumumkan tahun ini sudah ada sebanyak 866 imigran yang meninggal dunia. Tahun lalu IOM mengatakan total imigran yang tewas selama pelayaran mencapai lebih dari 1.200 orang.

PBB mencatat tahun ini sudah sekitar 720 orang yang tewas di Laut Tengah. Pakar berpendapat angkanya lebih tinggi lagi karena banyak yang tidak dihitung atau diketahui.



(https://www.republika.co.id/berita/qvrufw382/lebih-dari-500-imigran-di-laut-tengah-diselamatkan)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.