Kapolres OKU AKBP Arif Hidayat Ritonga SIK MH Siap Kawal Pendistribusian Liquid (bahan yang siap diolah jadi oxygen).

 



Baturajaradio.com  --  Untuk memastikan ketersedian oxygen  dalam menghadapi lonjakan kebutuhan oxygen  bagi pasien terpapar covid-19, Bupati OKU, Kapolres dan Dandim serta  pihak terkait melakukan inspeksi mendadak ke  Stasiun Pengisian Oxsygen di Kelurahan Sukajadi.

Kedatangan tim sidak  ke  Filling Station Oxygen  (Stasiun Pengisian Oxygen )   Rabu (14/7/2021) diterima oleh Sales Eksekutive PT Aneka Gas Industri (TbK) , Muhammad Triyanto. 

Turut serta dalam tim sidak, Kepala BPBD OKU Amzar Kristofa MSi, Dari Dinas Kesehatan OKU diwakili  Kabid Sumber Daya Kesehatan Dinkes OKU Lukman Hakim,SKM MSi dan Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr Ibnu Sutowo Baturaja, Dr Rynna Dyana  dan pihak terkait. 

Bupati  dan tim sidak  menggali informasi secara detail tentang stoks ketersediaan oxygen, Kebutuhan, dan kendala apa saja serta solusi apa saja yang harus dilakukan segera, agar semua yang membutuhkan oxygen terlayani degan baik.

Sales Ekeskutiv PT Aneka Gas Industri (Tbk), Muhammad Triyanto menjelaskan, Suplai dari Palembang dalam 3 atau 4 hari sekali sebanyak 6 Ton Liquid, setelah diolah bisa mendapatkan 1.500 tabung oxygen. 

“ Sedangkan Kebutuhan kebutuhan oxygen untuk  Kabupaten OKU saat  Pandemi covid-19  ini rata rata 200 tabung oxygen perhari,” terang Triyanto. Melonjaknya kasus positif Covid-19 beberapa waktu belakangan ini, membuat kebutuhan oksigen pada sektor medis juga meningkat. 

Ditegaskan oleh Triyanto, dari  1.500 tabung oxygen 90 persen  dialokasikan untuk kesehatan dan hanya 10 persen untuk industri. Disampaikan Triyanto hingga saat ini stoks oxygen di Kabupaten OKU cukup.

Dikesempatan itu Plh Bupati OKU Drs H Edward Candra MH menegaskan, akhir-akhir ini memang ada peningkatan warga yang terpapar covid-19 untuk OKU tercatat 31 kasus positif aktif. 

Itulah sebabnya bupati menghimbau pihak terkait khususnya penyuplay oxygen ke umah-rumahs sakit jangan sampai terlambat.

” Jangan sampai terjadi kekosongan oxygen di rumah –rumah sakit dalam wilayah Kabupaten OKU,” tandas Edward. 

Sedangkan Kapolres OKU AKBP Arif Hidayat Ritonga SIK MH dan Dandim OKU Letkol Arh Tan Kurniawan SAP MIPol menyatakan siap mengawal armada angkut pendistribusian  Liquid (bahan  yang siap diolah jadi oxygen). 

Kapolres menyarankan agar pihak PT Aneka Gas Industri (Tbk) berkoordinasi dengan aparat keamanan saat akan mengangkut Liquid ke Kabupaten OKU agar bisa dikawal supaya tiba diKabupaten  OKU tepat waktu (Jsnd)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.