Hanyut terbawa arus, Raka Alfairus belum ditemukan

baturajaradio.com -  warga Kelurahan Kemalaraja Kecamatan Baturaja Timur bernama Raka Alfairus (4) anak dari pasangan bapak Pandu (31) dan ibu Novi (29) hanyut terbawa arus sungai Ogan Baturaja disaat air sungai dalam keadaan pasang yang cukup besar hingga kini belum ditemukan. Senin, (15/02)

Berdasarkan Informasi yang dihimpun, Korban Raka Alfairus bersama kakak sepupunya Saiful (6) hendak pergi kesungai pada Minggu kemarin (14/02) sekira pukul 14.00 wib. Pada saat korban Raka Alfairus sehabis bermain dengan teman-teman sebayanya korban bersama kakak sepupu nya bernama Syaiful pergi kearah tangga semen (pinggir sungai Ogan) yang biasa digunakan warga sekitar untuk mandi dan aktivitas lain.

Mengingat air sungai Ogan cukup besar, akhirnya korban terpeleset sampai terbawa arus sungai Ogan, melihat Raka terbawa arus dengan sebisanya Syaiful menolong korban. Namun, Saiful tidak kuat untuk menahan tangan bagian jari korban dan terlepas oleh tekanan derasnya arus sungai tersebut dan akhirnya korban hanyut terbawa arus sungai Ogan.

Tetangga orang tua korban yang juga Tokoh masyarakat setempat, Rudi mengatakan, bahwa korban Raka sebelum hanyut tiga hari sebelumnya sangat sering bermain didepan halaman rumah dirinya bahkan sebelum korban hanyut sempat di poto dan video pada saat korban bermain dengan teman teman nya.

“saat kejadian saya meminta bantuan kepada masyarakat sekitar tempat tinggal korban untuk mencari korban, dan juga langsung menghubungi pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) OKU,” jelasnya sambil menunjukkan lokasi Raka terbawa arus.


Sementara, Kabid Pencegahan dan Kesiap Siagaan BPBD OKU Dadi Setiadi SE.MM saat diminta menyampaikan, bahwa pihaknya setelah mengetahui ada laporan dari masyarakat, pihaknya langsung menuju lokasi dimana korban terakhir terlihat atau titik lokasinya saat hendak kesungai Ogan.

“Kami langsung menurunkan personil dari BPBD OKU sebanyak 35 personil dengan menggunakan 2 unit perahu lipat, tim Basarnas yang membantu 4 personil dari OKUT perwakilan Cabang Provinsi Sumsel, pencarian ini juga melibatkan unsur TNI / polri sebanyak 10 personil,” paparnya

Ia menambahkan, Pencarian korban dipusatkan ada tiga titik lokasi yang ditentukan saat ini, titik pertama ada dilokasi tempat korban terpantau saat terbawa arus tepatnya kelurahan kemalaraja, titik kedua desa terusan dan titik ketiga di desa Tanjung Kemala kecamatan Baturaja Timur.

“Karena peristiwa ini terjadi pada hari Minggu kemarin, harapan kami korban bisa ditemukan dan apabila tim BPBD, Basarnas, dan juga TNI/Polri OKU belum berhasil menemukan korban tentunya pencarian akan diteruskan ketempat titik lain tujuannya agar korban segera ditemukan,” Pungkasnya (Budi Utomo)

Sumber Artikel:: https://bidiksumsel.com/hanyut-terbawa-arus-raka-alfairus-belum-ditemukan/

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.