Baturaja Mulai Musim Durian, Banyak Dijual Pedagang di Sudut Kota, Ini Daftar Harga Durian di OKU

Baturaja Mulai Musim Durian, Banyak Dijual Pedagang di Sudut Kota, Ini Daftar Harga Durian di OKUbaturajaradio.com - Pedagang durian kini mulai meramaikan setiap sudut kota dan lokasi strategis di Kota Baturaja Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Provinsi Sumatera Selatan.

Pedagang buah musiman ini meraup rezeki berpacu dengan hujan yang tiap hari turun.

Maklumlah di awal bulan Januari 2021 ini wilayah Baturaja dan sekitarnya mulai dibanjiri buah durian.

Musim ini datang bersamaan dengan masa curah hujan yang cukup deras yang hampir dipastikan setiap hari turun.


Padahal buah durian sangat sensitif bila terkena hujan kulitnya akan terbuka dan berdampak pada jatuhnya harga buah berduri yang sangat diminati mayoritas orang Sumsel ini.


Pantauan Sripoku.com di lapangan, puluhan penjual durian mulai bertebaran di beberapa sudut dan simpangan, seperti di kawasan Pasar Atas, Pasar Baru, jalan lintas sebelum Jembatan Ogan Dua, depan Kantor Pemuda dan Olahraga serta sepanjang jalan lintas di luar Baturaja.


Durian tersebut didatangkan langsung oleh para agen durian dari wilayah Baturaja seperti kawasan Ulu Ogan dan Muara Dua serta Kabupaten Lahat.

Rohmat (40) salah satu penjual durian musiman yang biasa mangkal di pinggir jalan depan Masjid As-Sholihin Pasar Atas menuturkan pekerjaan menjual durian dilakoninya sejak seminggu lalu.


Saat ini kata Rohmat, harga jual buah durian masih tinggi sebab belinya dari agen juga agak mahal.

Untuk duren ukuran kecil masih dibanderol seharga Rp 25 ribu per buah.

Kemudian ukuran sedang dipatok Rp 50 ribu per buah.

Bahkan duren ukuran besar dipatok Rp 80 ribu per buah.

Meskipun harganya masih relatif tinggi namun tidak menyurutkan keinginan pembeli.

Terbukti jualan Rohmat selalu habis.


Setiap hari Rohmat menjual durian berkisar 40-50 buah dengan ukuran bervariasi, hampir dipastikan jualan duriannya habis.

Namun kadang-kadang terkendala cuaca yang kurang bersahabat.

Apabila hujan turun kualitas buah durian yang sudah terkena hujan akan turun juga.

”Cepat pecah kalu kena hujan. Pembeli kurang tertarik kalau duriannya sudah terbuka,” ujar Rohmat, pedagang di Pasar Atas.


Menurut Rohmat, durian yang dijualnya dibeli dari wilayah Kecamatan Ulu Ogan .

Pedagang lainnya, Mega (35) mengaku membeli durian dari kawasan Simpang Muara Dua.

“Saya bersama suami mulai membuka lapak jualan durian di pinggir jalan lintas Muara Dua-Baturaja ini sejak musim durian mulai ramai.


Harga jual masih cukup tinggi di atas Rp 20.000 per buah," ujarnya.

Sementara itu saat ini musim durian di wilayah OKU memang belum merata.

Sebagian besar durian baru matang di wilayah Kecamatan Ulu Ogan dan sebagian di Kecamatan Semidangaji.

Bahkan di Kecamatan Semidangaji hanya beberapa pemilik kebun saja yang duriannya berbuah.


Seperti dituturkan Hamzah (warga yang merantau ke Bogor) yang sedang pulang kampung.

Dr Hamzah sengaja pulang kampung bersama keluarga untuk menikmati sensasi liburan di kebun durian bersama puteranya.

Ayah tiga anak yang berprofesi sebaga dosen pasca sarjana di IPB ini mengaku bersyukur karena pohon duriannya berbuah lebat meskipun buahnya kecil namun rasanya luar biasa.

”Alhamdulillah hitung hitung memperkenalkan kearifan lokal kepada anak-anak saya,” kata Hamzah.


(https://palembang.tribunnews.com/2021/01/11/baturaja-mulai-musim-durian-banyak-dijual-pedagang-di-sudut-kota-ini-daftar-harga-durian-di-oku?page=all)






Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.