Tips Menanam Kunyit di Polibag, Pembibitan hingga Masa Panen

 

Spa Kecantikan Pisang Kunyit

baturajaradio.com - Kunyit merupakan salah satu rempah-rempah yang kerap digunakan sebagai bumbu masakan bahkan obat tradisional. Manfaat yang banyak membuat kunyit menarik untuk dibudidayakan, Bunda.

Cara menanam kunyit pun ternyata tidak sulit, karena kunyit bisa ditanam dalam pot ataupun polibag. Ini artinya membudidayakan kunyit tidak perlu lahan yang terlalu luas.

Jika Bunda tertarik dan ingin mencoba menanam kunyit, berikut ini caranya, dikutip dari laman resmi Cybex Kementan RI:

1. Pembibitan dan penyemaian rimpang kunyit

Usia kunyit yang bagus dijadikan sebagai bibit adalah sekitar 8 bulan, Bunda. Pembibitan sendiri bisa dilakukan dengan mengambil rimpang kunyit yang sudah tua. Karena semakin tua kunyit semakin bagus juga bibit dan tunas yang dihasilkannya. Selain itu, rimpang kunyit yang sudah tua juga bagus karena lebih cepat mengeluarkan tunas.

Sementara itu, jumlah rimpang yang digunakan untuk pembibitan disesuaikan dengan jumlah pot atau polibag yang Bunda siapkan. Karena saat penanaman, masing-masing pot hanya diisi dengan satu bibit saja. Berikut ini caranya,

- Letakkan rimpang kunyit di atas tanah yang lembab.
- Pastikan rimpang tersebut tidak terkena sinar matahari langsung.
- Taburi rimpang kunyit dengan tanah secukupnya, dan siram setiap sore untuk menghasilkan tunas atau bibit kunyit yang bagus.
- Jika rimpang kunyit telah tumbuh setinggi 10 cm, ambil tunasnya dan potong.
- Masing-masing pot diisi dengan satu tunas.

2. Pengolahan tanah

Campur tanah gembur, kompos, dan pupuk kandang dengan perbandingan 2:1:1, aduk rata kemudian isi ke dalam pot yang sudah disiapkan. Ukuran pot ideal yang bisa digunakan adalah pot dengan diameter 20 cm dan tinggi 40 cm.

Campuran tanah, kompos, dan pupuk kandang sebaiknya dimasukkan setinggi 30 cm saja. Jangan lupa untuk meletakkan pecahan batu bata atau pecahan genteng di bagian bawah pot sebelum media tanam dimasukkan. Ini bertujuan agar media tanam tidak terbawa air saat penyiraman.

3. Penanaman bibit kunyit

Bibit Kunyit yang siap tanam adalah bibit yang telah disemai dan sudah muncul tunas. Berikut ini hal yang perlu Bunda perhatikan saat penanaman,

- Buat lubang pada media tanam kurang lebih dengan kedalaman 8 cm.
- Masukkan masing-masing bibit atau tunas ke dalam masing-masing lubang yang telah disiapkan.
- Isi masing-masing lubang dengan satu tunas atau satu bibit.
- Tutup kembali lubang tanam dengan media tanam yang berupa campuran tanah, kompos, dan pupuk kandang.
- Sirami bibit yang telah ditanam tersebut secukupnya.

4. Pemupukan

Untuk pemupukan, sebaiknya gunakan pupuk kompos atau pupuk organik, jangan pupuk kimia, Bunda. Tujuannya untuk mengurangi risiko berbahaya dari penggunaan pupuk kimia itu sendiri.

Pemupukan dilakukan setiap satu bulan sekali, dengan mengkombinasikan tanah, pupuk kandang, dan kompos dengan perbandingan 1:1:1.

5. Penyiraman

Lakukan penyiraman setiap 2 atau 3 hari sekali untuk tetap menjaga kelembaban media tanam. Sebaiknya penyiraman dilakukan di sore hari. Sementara itu, jangan melakukan penyiraman terlalu banyak, karena air yang tergenang terlalu banyak pada media tanam dapat menyebabkan bibit atau rimpang kunyit cepat membusuk.

6. Masa panen

Masa panen ideal kunyit adalah saat tanaman kunyit berusia 8 bulan setelah masa tanam. Masa tanam ideal ini bertujuan agar rimpang kunyit yang dihasilkan tidak kusut, sehat, tidak cepat membusuk, beratnya ideal, dan tetap segar meskipun disimpan dalam waktu yang lama.

Sumber>>https://www.haibunda.com/moms-life/20200605124701-76-144633/tips-menanam-kunyit-di-polibag-pembibitan-hingga-masa-panen

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.