KPU OKU Adakan Diskusi Politik

Baturajaradio.com - Dalam rangka mensukseskan Pilkada serentak tahun 2020 di Kabupaten OKU KPU Kabupaten Ogan akan menyelenggarakan Diskusi Politik (Dispol) dengan menghadirkan pengamat-pengamat politik dan pihak berkompeten dibidangnya.

Diskusi politik yang diselenggarakan di Ballrooom Hotel Bukit Indah Lestari Baturaja Kamis (15/10/2020) yang dibuka oleh Ketua KPU OKU Naning Wijaya ST. Dihadiri Pjs Bupati OKU diwakili Sekda OKU Dr Drs Ir H Tarmizi Achmad SE MT MSi MH , Kapolres OKU AKBP Arif Hidayat Ritonga SIK MH , Dandim 0403 lOKU Letkol Arh Tan Kurniawan SAP M Ipol, Kajari diwakii Kasat Intel Variska Ardina Kodriyansah SH MH Pengadilan Negri diwakili Solihun SH MH, Rektor Unbara Ir Hj Linda MT , Kabankesbangpol OKU Taufiq Zuber SH MM. Ketua MUI Drs H Admiyati Somad.

Diskusi menghadirkan nara sumber Ketua KPU RI Arif Budiman (zoom), Titi Angraeni selaku pembina Perludem (Zoom). Dan Nara Sumber sebagai pengamat poltik DR Febrian SH MS, Dr Hendara Algani S Sos M Ikom (Akademisi)) dan Dra Kelly Mariana (Ketua KPU Sumsel) dengan moderator Hj Weny Ramdiastuti ( Kepala News Room Sripo-Tribun Sumsel).

Ketua KPU OKU Naning Wijaya ST menjelaskan, diskusi politik dengan tema Penyelenggaraan Pilkada Serentak Tahun 2020 yang aman, sehat dan selamat serta Berkualitas ini merupakan salah satu tahapan Pilkada.

Kegiatan ini terselenggara atas kerjasama Harian Sriwijaya Post-Harian Pagi Tribun Sumsel dengan media live Konvensional.

Diskusi politik dengan menghadirkan para ahli dibidangnya ini diharapkan akan memberikan edukasi politik kepada masyarakat di Kabupaten Berjuluk Bumi Sebimbing Sekundang ini.

Pesertanya 50 orang didalam gedung dan selebihnya menyaksikan secara virtual yang ditayangkan langsung di Sripoku,com

Seperti diketahui pada Pilkada serentak tahun 2020 ini Kabupaten OKU hanya memiliki satu pasangan calon (paslon) , calon petahana Drs H Kuryana Azis dan Drs Johan Anuar SH MM yang berkompetisi melawan koko (kolom kosong).

Calon tunggal melawan kolom kosong ini baru pertama kali terjadi di Kabupaten OKU bahkan di propinsi Sumatera Selatan. KPU sebagai penyelenggara pemilu yang independen wajib memeberikan edukasi dan sosilisasi kepada masyarakat yang akan memilih .

“Melalui diskusi politik ini kita harapkan akan mampu memberikan pencerahan kepada masyarakat,” harap Ketua KPU OKU. 

Naning juga mengingatkan , pelaksanaan Pilkada dimassa pandemi covid-19 suasananya akan berbeda dibandingkan dalam situasi normal.

Ada aturan-aturan yang harus dipatuhi, penyelenggara akan memfasilitasi agar tetap mengedepankan protokol kesehatan sehingga terlaksana pemilu yang aman, berkualitas,s ehat dan selamat. Untuk itu KPU OKU menyiapkan fasilitas dan layanan untuk penyelenggaran, peserta, dan pemilih.

Fasilitas yang disiapkan mulai dari masker, hand sanitaizer, tempat cuci tangan berikut sabun, petugas kesehatan untuk memeriksa suhu tubuh, mengatur jarak aman semuanya disesuaikan dengan anjuran protokol kesehatan masa Pandemi Covid-19 (eni)


Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.