Sekda OKU Berikan Piagam Penghargaan Kepada Duta Sensus Penduduk 2020

Baturajaradio.com - Bupati OKU Drs H Kuryana Azis melalui Sekda OKU Dr Drs Ir H Achmad Tarmizi, SE, MT, MSi, MH mengapresiasi Duta Sensus Penduduk 2020 Kabupaten OKU yang telah berpartisipasi aktif dalam Sensus Penduduk Online yang dilaksanakan Badan Pusat Statistik.  Hingga berakhirnya jadwal pada tanggal 29 Mei 2020 capaian penduduk yang sudah mengisi Sensus Penduduk Online mencapai 68,17 persen dari perkiraan jumlah penduduk yang ada di Kabupaten OKU. Dengan angka ini menjadikan Kabupaten OKU menempati peringkat pertama se Provinsi Sumatera Selatan dalam rangka pelaksanaan Sensus Penduduk Online.

Demikian disampaikan Sekda OKU Dr Drs Ir H Achmad Tarmizi, SE, MT,MSi, MH pada acara penyerahan piagam penghargaan kepada Duta Sensus Penduduk 2020, Selasa (16/6) di kantor Badan Pusat Statistik Kabupaten OKU didampingi Kepala Badan Pusat Statistik Kabupaten OKU Ir Budiriyanto MAP dan undangan lainnya diantaranya Ketua Pengadilan Negeri Baturaja, Kepala KPPN Baturaja, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten OKU, Kepala Diskominfo Kabupaten OKU dan Ketua STIA Baturaja.

Ditegaskan Achmad Tarmizi, pada kesempatan ini saya atas nama Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu, memberikan apresiasi yang setinggi tingginya kepada Kepala Badan Pusat Statistik Kabupaten OKU beserta jajarannya. Juga yg tidak kalah pentingnya para Duta Sensus Penduduk 2020 yang berjumlah 32 orang ini, baik yang berasal dari mitra statistik di Kecamatan, Bujang Gadis OKU serta yang mewakili mahasiswa dan SLTA. Karena dengan kerja cerdasnya telah dapat melaksanakan tugasnya dengan sangat baik pada pelaksanaan Senus Penduduk Online yang berlangsung sejak tanggal 15 Februari hingga 29 Mei 2020.

Menurut Achmad Tarmizi, tingginya angka persentase ini  juga menunjukkan tingginya kepedulian masyarakat OKU terhadap pelaksanaan Sensus Penduduk Online. Apalagi dengan kondisi seperti sekarang ini, masyarakat banyak berdiam di rumah dan mempunyai banyak kesempatan untuk memperbaiki data pribadi dan keluargannya melalui Sensus Penduduk Online.

Selain itu, atas nama Badan Pusat Statistik dan Pemerintah Kabupaten OKU, saya mengucapkan terima kasih yang sebesar besarnya kepada semua pihak baik dari jajaran Pemkab OKU,  Forkompimda, Kepala OPD, Pimpinan Dinas/Instansi Vertikal/Perbankan/BUMN/BUMD, Para Camat/Lurah/Kades/Kadus/Ketua RW dan Ketua RT.

Juga kepada jajaran Diskominfo, Dukcapil,  Dinas Pendidikan, Kepala Sekolah/Guru PAUD/TK/SD/SLTP/SMA/SMK/SLB/Madrasah/Negeri/Swasta, Rektor/Ketua/Pimpinan Perguruan Tinggi/Akademi, seluruh mahasiswa dan pelajar, para Wartawan Media Cetak/Online serta seluruh lapisan masyarakat yang tidak dapat kami sebutkan satu per satu se Kabupaten OKU yang telah mendukung secara penuh pelaksanaan  Sensus Penduduk Online di Kabupaten OKU mulai tanggal 15 Februari hingga 29 Mei 2020.

Sementara itu Kepala BPS Kabupaten OKU Ir. Budiriyanto, MAP  menjelaskan, bahwa Sensus Penduduk Online dijadwalkan 15 Februari hingga 31 Maret 2020, namun karena terjadinya wabah Covid-19 dilakukan perpanjangan hingga 29 Mei 2020. Hingga berakhirnya perpanjangan jadwal ini,  sebanyak 68,17 persen dari perkiraan penduduk yang ada di Kabupaten OKU sudah tercatat sebagai penduduk Indonesia. Sementara berdasarkan jumlah penduduk hingga tanggal 29 Mei 2020 penduduk yang tercatat  sebanyak 254.371 penduduk.

Jika dilihat sebaran menurut kecamatan yang ada di Kabupaten OKU, seluruh penduduk yang tercatat di kecamatan telah mencapai lebih dari 55 persen. Capaian tertinggi ada pada Kecamatan Muara Jaya sebanyak 85,96  persen diikuti Kecamatan Pengandonan sebesar 80,02 persen dan Kecamatan Lubuk Raja sebesar 75,48 persen. Kemudian secara berurutan diikuti oleh Kecamatan Sosoh Buay Rayap 75,44 persen, Peninjauan 75,08 persen, Lubuk Batang 70,22 persen,  Baturaja Timur 69,30 persen, Kedaton Peninjauan Raya 68,96 persen,   Semidang Aji 64,99 persen, Sinar Peninjauan 62,16, Baturaja Barat sebesar 60,68 persen, Ulu Ogan 55,72 persen dan Lengkiti 55,46 persen . Secara umum capaian seluruh kecamatan relatif cukup baik karena sudah mencapai lebih dari 55 persen.

Dijelaskan Budiriyanto, dengan mengisi Sensus Penduduk Online, maka anda dan keluarga akan masuk dalam data kependudukan pemerintah Republik Indonesia hingga satuan terkecil, antara lain:
1. Status keberadaan penduduk, yang mencakup:
a. Alamat sesuai data adminduk;
b. Alamat tempat tinggal saat pencacahan;
2. Karakteristik perumahan tempat tinggal penduduk, yang mencakup:
a. Status kepemilikan rumah yang ditempati;
b. Penggunaan listrik;
c. Sumber air minum;
d. Fasilitas sanitasi;
e. Jenis lantai.
3. Data kependudukan, yang mencakup:
a. Nama lengkap;
b. Jenis kelamin;
c. Nomor Induk Kependudukan (NIK);
d. Alamat tempat tinggal;
e. Tempat lahir;
f. Tanggal lahir;
g. Akta kelahiran;
h. Kewarganegaraan;
i. Suku bangsa;
j. Agama/kepercayaan;
k. Status perkawinan;
l. Status hubungan dengan kepala rumah tangga;
m. Lama tinggal di tempat yang sekarang;
n. Ijazah/pendidikan tertinggi yang ditamatkan;
o. Kemampuan berbahasa Indonesia;
p. Aktivitas yang biasa dilakukan;
q. Pekerjaan; dan
r. Status pekerjaan.

Selanjutnya bagi masyarakat yang belum sempat berpartisipasi pada Sensus Penduduk Online ini, akan ada kegiatan pendataan penduduk pada bulan September 2020.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.