Jangan Khawatir, Pasien Sembuh Terus Meningkat


Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Sumsel Yusri/rmolsumsel
baturajaradio.com -Pasien terinfeksi virus corona di Sumsel bertambah 29 orang, sehingga total pasien mencappai 185 orang hingga minggu (3/5/2020).

Meskipun begitu, jumlah kasus yang dikonfirmasi sembuh dari corona juga mengalami peningkatan.

Juru bicara gugus tugas percepatan penanganan covid-19 Sumsel Yusri mengungkapkan, ada 7 orang lagi di Sumsel yang dikonfirmasi sembuh dari corona.

Dengan begitu total konfirmasi sembuh bertambah menjadi 36 orang.

“Kasus sembuh hari ini berasal dari Palembang dan Lubuklinggau. Yakni kasus ke 39,82,83,84,85,86,89,” ujarnya.

Adapun kasus konfirmasi sembuh di Sumsel tertinggi berada di Palembang. Yakni sebanyak 26 orang yang sudah dinyatakan sembuh.

Selanjutnya 2 orang di OKI, 2 orang di OKU, 1 orang di Pagaralam, 1 orang di Prabumulih, 1 orang Banyuasin, 1 orang Lubuklinggau, 1 orang Musi Banyuasin, 1 orang dari luar wilayah Sumsel.

“Sedangkan untuk yang meninggal, hari ini tidak ada tambahan. Masih berjumlah 4 orang,” katanya.

Terkait melonjaknya jumlah kasus positif Corona di Sumsel, Yusri mengimbau agar masyarakat tak perlu khawatir.

Sebab hal tersebut mengartikan bahwa pelacakan terhadap setiap orang yang pernah memiliki kontak fisik dengan pasien positif sebelumnya, telah dilakukan seefektif mungkin.

“Artinya tim sudah melacak sejauh dan sebanyak mungkin. Sehingga tindakan cepat dan tepat bisa dilakukan yaitu memeriksa dan mengkarantina. Baik itu di tempat khusus ataupun di rumah sendiri atau bisa kita sebut isolasi mandiri,” ujarnya.

Berikut rincian 29 kasus konfirmasi positif corona di Sumsel, Minggu (3/5/2020).

Kasus 157, perempuan (30) domisili Palembang, status kasus import.

Kasus 158, laki-Laki (21) domisili Ogan Ilir, status kasus import.

Kasus 159, laki-laki (11) domisili Banyuasin, status kasus lokal.

Kasus 160, laki-laki (8) domisili Banyuasin, status kasus lokal.

Kasus 161, perempuan (34) domisili Banyuasin, status kasus lokal.

Kasus 162, perempuan (28) domisili Palembang, status kasus lokal.

Kasus 164, perempuan (41) domisili Palemban, status kasus lokal.

Kasus 165, perempuan (35) domisili Banyuasin, status kasus import.

Kasus 166, laki-laki (30) domisili OKI, status kasus Masih dalam penyelidikan

Kasus 167, laki-laki (64) WNA asal Bangladesh yang sedang berada di Palembang, status kasus masih dalam penyelidikan.

Kasus 168, laki-laki (56) WNA asal Bangladesh yang sedang berada di Palembang, status kasus masih dalam penyelidikan.

Kasus 169, perempuan (21) domisili Palembang, status kasus lokal.

Kasus 170, perempuan (35) domisili Palembang, status kasus lokal.

Kasus 171, perempuan (34), domisili Palembang, status kasus lokal.

Kasus 172, laki-laki (48) domisili Palembang, status kasus lokal.

Kasus 173, laki-laki (75) domisili OKI, status kasus masih dalam penyelidikan.

Kasus 174, laki-laki (41) domisili Banyuasin, status kasus import.

Kasus 175, perempuan domisili Palembang, status kasus lokal.

Kasus 176, perempuan (35) domisili OKI, status kasus masih dalam penyelidikan.

Kasus 177, laki-laki (45) domisili OKUT, status kasus masih dalam penyelidikan.

Kasus 178, perempuan (54) WNA asal Bangladesh yang sedang berada di Palembang, status kasus masih dalam penyelidikan.

Kasus 179, laki-laki (35) domisili Palembang, status kasus import.

Kasus 180, laki-laki (35) domisili Palembang, status kasus import.

Kasus 181, laki-laki (45) domisili Palembang, status kasus import.

Kasus 182, laki-laki (32) domisili Palembang, status kasus import.

Kasus 183, perempuan (53) domisili Palembang, status kasus lokal.

Kasus 184, perempuan (26) domisili Palembang, status kasus lokal.

Kasus 185, laki-laki (27) domisili Palembang, status kasus lokal.




Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.