Warga Baru Tiba di OKU Diisolasi Selama 14 Hari, dengan Keluarga Harus Jaga Jarak

Warga  Baru Tiba  di OKU Diisolasi Selama 14 Hari, dengan Keluarga Harus Jaga Jarakbaturajaradio.com - Bupati OKU melalui Sekda OKU Dr Drs Ir H Achmad Tarmizi SE MT MSI MH menegaskan semua pedatang yang akan masuk atau datang ke Kabupaten OKU wajib diisolasi selama 14 hari.

“Pendatang atau yang mudik kampung ke OKU harus diisolasi di rumah masing-masing selama 14 hari di bawah pemantauan petugas kesehatan dari Puskesmas terdekat,” tegas Sekda yang juga Ketua Satgas Pencegahan dan Penanggulangan Covid-19 Kabupaten OKU, Jumat (27/3/2020).

Dikatakan Sekda tim Satgas sudah diturunkan untuk siaga di terminal umum seperti Stasiun Kereta Api, Terminal-termninal dan pintu-pintu masuk ke Kabupaten OKU.

Diimbau warga yang mudik kampung atau masuk ke OKU mematuhi protokoler yang sudah ditetapkan demi kebaikan bersama.

Tujuannya untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Dikatakan Sekda petugas di lapangan yang tergabung dalam Tim Satgas Pencegahan dan Penanggulangan Covid-19 OKU harus bertindak tegas dan menerapkan peraturan yang sudah ditetapkan tanpa pandang bulu.

Semua pemudik atau yang datang dari luar OKU masuk ke wilayah hukum OKU harus diberlakukan sama diperiksa dan diisolasi di rumah masing-masing di bawah pemantauan tim medis.

Semua pemudik atau yang datang dari luar OKU masuk ke wilayah hukum OKU harus diberlakukan sama diperiksa dan diisolasi di rumah masing-masing di bawah pemantauan tim medis.


Dikesempatan itu juga Sekda menegaskan, warga yang baru datang dari luar OKU juga harus menjaga jarak termasuk dengan keluarganya sendiri selama 14 hari.

Selama masa 14 hari tidak boleh bepergian keluar rumah, harus benar-benar disiplin menjalani masa isolasi di rumah sesuai ketentuan.

Dikatakan Sekda, gerakan ini sangat penting dipatuhi demi tercapainya program melawan serangan covid-19.

Sekda juga menyarankan semua media ikut mempublikasikaan perkembangan ODP dan PDP yang terdaftar.

”Silakan beritakan teman-teman wartawan agar masyarakat tahu seperti apa bahayanya virus corona,” imbuh Sekda.

Langkah-langkah yang tersebut dilakukan untuk melakukan antisipasi dan pencegahan virus corona (covid-19) adalah dengan menjaga kebersihan, melakukan penyemprotan disinfektan difasilitas umum dan rumah-rumah warga.

Warga juga diimbau sering mencuci tangan dan memakai masker.

Tak kalah pentingnya kata Sekda adalah menjaga jarak , jangan berkerumun, atau membuat kegiatan mengumpulkan massa.

Termasuk menunda pesta, resepsi yang sifanya mengumpulkan orang banyak.


https://palembang.tribunnews.com/2020/03/27/warga-baru-tiba-di-oku-diisolasi-selama-14-hari-dengan-keluarga-harus-jaga-jarak?page=2.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.