Takut Jadi 'Lapindo', Bupati Grobogan Minta Dinas Cek Semburan Lumpur

Penampakan semburan air lumpur Sabtu (29/2) pukul 15.00 WIBbaturajaradio.com - Kemunculan semburan lumpur di lahan milik panti asuhan Yayasan Yatama di Dusun Karangasem Desa Karanganyar Kecamatan Purwodadi, Grobogan bikin geger warga setempat. Bupati Grobogan Sri Sumarni langsung mengecek ke lokasi semburan tersebut.
"Saya takutnya ini seperti Lapindo. Mudah-mudahan nggak mudah-mudahan," kata Sri saat diwawancara wartawan, Sabtu (29/2/2020).
Sri lalu menelepon Kepala Dinas Lingkungan Hidup Grobogan. Dia minta jajarannya segera berkoordinasi dengan pihak Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jawa Tengah.
"Supaya Pemerintah Daerah segera berkoordinasi dengan pihak Provinsi nanti akan turun ke bawah," tuturnya.
Dia mememastikan pemerintah akan segera melakukan kajian terhadap kandungan material yang disemburkan. Dia juga janji semburan itu bakal segera diatasi.
"Ini dikaji bersama-sama dengan Provinsi nanti akan turun ke bawah. Apakah ini ditutup atau bagaimana, tapi harapannya ya ditutup. Bagaimana nanti supaya dapat segera mengatasi semburan ini," jelasnya.
Semburan air berampur material berupa lumpur tersebut terjadi pada sebuah lubang pengeboran sumur di lahan milik Panti Asuhan Yayasan Yatama Grobogan. Pertama kali lubang tersebut mengeluarkan semburan lumpur pada Sabtu (29/2) sekitar pukul 06.00 WIB.
Cairan cukup kental dan berwarna cukup pekat. Hanya saja cairan tersebut tidak menimbulkan bau yang menyengat.
Fenomena itu pun kini menjadi tontonan warga setempat. Berdasarkan pantauan pada Sabtu sore, material yang disemburkan kian pekat.
Sumber>>https://news.detik.com/berita-jawa-tengah/d-4920244/takut-jadi-lapindo-bupati-grobogan-minta-dinas-cek-semburan-lumpur/2

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.