Penembak Jatuh Pesawat Bakal Dihukum Berat


TKP Jatuhnya Pesawat Ukraina di Iran (Foto: AP Photo)baturajaradio.com - Pesawat Ukraine International Airlines yang membawa 176 penumpang dan awaknya jatuh ditembak rudal Iran. Rudal-rudal itu melesat di udara ujung dari panasnya hubungan AS-Iran pasca meninggalnya jenderal besar Qasem Soleimani.

Presiden Iran, Hassan Rouhani, menegaskan bahwa semua orang yang bertanggung jawab atas ditembak jatuhnya pesawat maskapai Ukraina, harus dihukum. Rouhani juga menyerukan dibentuknya pengadilan khusus untuk mengadili pihak-pihak yang bertanggung jawab itu.

"Bagi rakyat kita, sangat penting dalam insiden ini bahwa siapa saja yang bersalah atau lalai dalam tingkat apapun (harus menghadapi keadilan)," tegas Rouhani dalam pernyataan terbaru, seperti dilansir AFP, Selasa (14/1/2020).



Rouhani menyerukan dibentuknya pengadilan khusus untuk menyelidiki dan mengadili insiden tersebut. "Otoritas kehakiman harus membentuk pengadilan khusus dengan hakim tingkat tinggi dan puluhan pakar. Ini bukan kasus biasa. Seluruh dunia akan melihat," cetusnya.

Rouhani menyebut insiden itu sebagai kesalahan 'menyakitkan dan tidak bisa dimaafkan'. Dia berjanji pemerintahannya akan menyelidiki insiden ini secara tuntas 'dengan segala cara'.

"Tanggung jawab dipikul oleh lebih dari satu orang," ucap Rouhani seperti dilansir Associated Press. "Ada yang lain juga dan saya ingin isu ini diungkapkan secara jujur," imbuhnya.



Pasca seruan Rouhani, otoritas Iran menangkap sejumlah orang terkait penemabakan pesawat tersebut. Otoritas kehakiman Iran mengumumkan penangkapan terkait kesalahan itu dalam konferensi pers terbaru. Namun tidak disebutkan secara jelas soal jumlah tersangka yang ditangkap oleh otoritas Iran. Identitas mereka juga tidak disebut.

"Penyelidikan ekstensif telah dilakukan dan beberapa orang telah ditangkap," ungkap juru bicara otoritas kehakiman Iran, Gholamhossein Esmaili, dalam konferensi pers.


Pesawat maskapai Ukraine International Airlines yang mengudara dari Teheran ke Kiev, Ukriana ditembak jatuh rudal Iran sesaat usai lepas landas pada Rabu (8/1) pekan lalu. Seluruh 176 penumpang dan awak, yang sebagian besar warga Iran dan warga Kanada keturunan Iran, tewas dalam insiden itu.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.