Sempat Sandera Pekerja, Rencana Perampok Angkut 4,2 Ton Getah Karet di OKU DIgagalkan Polisi



Sempat Sandera Pekerja, Rencana Perampok Angkut 4,2 Ton Getah Karet di OKU DIgagalkan Polisi
baturajaradio.com -Hariyanto Alias Galito (49 tahun), diduga terlibat komplotan percobaan perampokan getah karet sebanyak 4,2 Ton akhirnya bertekuk lutut.
Ia menyerah setelah betisnya ditembak polisi.

Kapolres OKU AKBP Tito Hutauruk didampingi Wakapolres OKU Kompol Zulkarnain, Senin (30/12/2019) menjelaskan, tersangka terpaksa ditembak karena mencoba melawan petugas saat akan ditangkap.

Tersangka ditangkap atas laporan Ferlan Hamzah bin Samin (36 tahun) pemilk karet beku.

Kapolres OKU didampingi Kapolsek Lubukbatang AKP Uang Abdul Aziz menjelaskan kronologinya.

Pada hari Sabtu (16/11/2019) sekitar pukul 23.30, korban yang saat itu sedang berada di rumahnya di Kota Baturaja mendapat telpon dari seorang pekerjanya bernama Bahtiar.

Bahtiar menginformasikan, ada segeromboan perampok yang mendatangi gudang karet mereka.

Kawanan perampok juga menyandera para pekerja dan petani dengan senjata api dan sajam.

Mendapat ancaman dari tujuh pelaku pekerja dan petani tidak berkutik.

Kemudian para penjahat itu mengambil getah karet beku dari gudang yang berlokasi di perkebunan karet Simpang Kerikil Desa Gunung Meraksa Kecamatan Lubuk Batang, Kabupaten OKU.

Mendapat informasi itu personil piket Polsek lubuk Batang langsung mendatangi TKP (tempat kejadian perkara ).

Melihat polisi datang para pelaku langsung kabur meninggalkan gudang karet, kemudian polisi mengamankan 1 unit Mobil Mitsubishi Merk/Tipe : Mitsubishi/FE 349 No Pol BE 8019 F, jenis Light Truk.

Mobil truk Mitsubishi itu digunakan pelaku untuk mengangkut 28 (dua puluh delapan) keping karet bulanan yang ditaksir dengan harga Rp 42.000.000,- (empat puluh dua juta rupiah).
Dikatakan Kapolres, pada hari Kamis (26/12/2019) pukul 11.00 timsus opsnal Polsek Lubukbatang mendapatkan info dari masyarakat bahwa tersangka Galito sedang dalam perjalanan dari Riau menuju Kota Baturaja dengan menggunakan Bus.

Tanpa membuang waktu petugas langsung menyisir di sepuraran Baturaja dan rumah makan disepanjang jalan Lintas Baturaja - Prabumulih di Kecamatan Lubuk Batang.

Pukul 13.00 saat melakukan penyisiran diseputaran rumah makan di Desa Banuayu Kecamatan Lubukbatang, polisi melihat tersangka dan langsung dibekuk saat sedang santai di bangku balai balai.

Polisi juga sudah mengamankan barang bukti 1 (Satu) unit Mobil Mitsubishi Light Truck Warna Kuning dengan No. Pol : BE 8019 F berikut STNK, Kemudian 4,2 Ton ( 28 Keping ) bekuan karet diduga hasil tindak pidana yang ditemukan di TKP.

1 (satu) buah tas selempang warna cream yg berisikan Pakaian TSK Hariyanto Alias Galito serta 1 (satu) buah hp merk Nokia warna Biru milik TSK Hariyanto Alias Galito.

Menurut Kapolres setelah menangkap tersangka Galito warga Desa Prabumenang Kecamatan Lubai Ulu Muaraenim, polisi juga sedang mengejar 6 tersangka lainnya inisial SA , YN, FR, NP, MT dan KP semuanya warga Kecamatan Lubai Kabupaten Muaraenim.


(https://sumsel.tribunnews.com/2019/12/30/sempat-sandera-pekerjarencana-perampok-angkut-42-ton-getah-karet-di-oku-digagalkan-polisi?page=2)












Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.