Banner

Banner
Pemkab OKU

Kota Baturaja Kabupaten OKU Sumatera Selatan Dikepung Banjir Setinggi 1 Meter. Perabotan Rusak Parah

Kota Baturaja Kabupaten OKU Sumatera Selatan Dikepung Banjir Setinggi 1 Meter. Perabotan Rusak Parahbaturajaradio.com - Kota Baturaja Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Provinsi Sumatera Selatan, benar-benar dikepung banjir setelah diguyur hujan deras Jumat malam (11/1/2019).

Arus lalu lintas macet di sejumlah titik karena ruas jalan terendam air dengan ketinggian ada yang mencapai berkisar 1 Meter.

Kepala Desa Tanjunbaru Amin Rahman kepada Sripoku.com, Sabtu (12/1/2019) menjelaskan di wilayah Desa Tanjungbaru Kecamatan Baturaja Timur Kabupaten Ogan Komering Ulu banjir terjadi di Dusun 7 RT 2 dan 5 Karanganyar ketinggian sekitar 75 cm.

Kemudian di Dusun 1 dam 2 air 1 M, Dusun 2 RT 1 dan 2 Lingkungan Airkarang ketianggian air 75 cm.

Di Jalan Ahkmad Yani KM 3,5 ketinggian air mencapai 75 cm.

Belakang Citimall ketinggian air 1 M lebih, jalan pancur kendaraan tidak bisa lewat karena banjir menggenangi jalan.

Di dekat Sekolah SDIT Tunas Cendikia ada mobil truck L 300 bermuatan beras terendam banjir dan dua unit sepeda motor juga terendam.

Aparat desa dibantu Babinkamtibmas dan Babinsa bersiaga semalaman membantu warga yang sedang kesusahan.


Banjir juga terjadi cukup parah di Perumahan RSS Helindo (Baturaja Permai, red) direndam banjir dengan ketinggian air sekitar 1 Meter.

Banjir terjadi juga di sejumlah titik dalam kota Baturaja.

Menurut informasi, banjir terjadi di beberapa blok antara lain, Blok N RT 05 RW 02, Blok T (RT 06 07.08) RT 12 RWW 05 , RT 14 RW 5 Blok L RT 3 RW 2, Blok P dan beberapa blok yang posisinya rendah.

Beberapa rumah di antaranya mengalami banjir cukup parah dengan ketinggian air bervariasi.

Lurah Baturaja Permai Dini Justini SE yang dikonfirmasi Sabtu (12/1/2019) banjir musiman ini terjadi setelah hujan lebat diperburuk dari meluapnya anak sungai di sekitar kompleks.

Pada malam banjir tersebut air naik cepat.

Warga buru-buru mengungsikan barang-barang berharga ke tempat yang tinggi.


Seperti dituturkan Dini, upaya warga untuk menyelamatkan barang-barang berharga juga terkendala gelap karena mati lampu dan banjirnya mendadak.

“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa, namun kerugian material cukup banyak,” kata Lurah Baturaja Permai.

Banyak peralatan elektronik warga rusak seperti, lemari es, televisi, muliber yang rusak akibat terendam banjir.

Banjir sudah surut dan saat ini warga sedang sibuk membersihkan sisa-sisa banjir.

(http://palembang.tribunnews.com/2019/01/12/)


Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.