Banner

Banner
Pemkab OKU

Siaga Karhutla Sumsel, Habiskan Anggaran Nyaris Rp 1 Triliun

Siaga Karhutla Sumsel, Habiskan Anggaran Nyaris Rp 1 Triliunbaturajaradio.com - Siaga Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Sumsel yang berlangsung sejak 1 Februari hingga 3 Oktober dinilai memakan banyak biaya terutama Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) nyaris mencapai Rp 1 triliun.

"Kalau menurut keterangan dari BNPB segitu dana APBN yang dikeluarkan untuk penanganan Karhutla sejak Februari hingga Oktober," kata Gubernur Sumsel, Herman Deru, Minggu (4/11/2018).

Meskipun begitu, dirinya tidak mengetahui besaran APBD yang dikeluarkan dalam penanganan Karhutla ini.

Menurutnya, besarnya dana APBN yang dikeluarkan ini sangat disayang, namun tentunya menjadi pengalaman agar kedepan lebih baik lagi.

"Karena itu mengawali tahun depan maka perlu dilakukan edukasi dengan melibatkan semua lapisan," terangnya.

Ia menilai, Peraturan Daerah (Perda) yang dibuat saat ini diluar kebiasaan para petani. Seperti diketahui, petani lebih sering membuka lahan dengan membakar karena lebih murah, sedangkan dalam Perda membakar lahan bakal disanksi.

Karena itu, pihaknya mewacanakan agar perda tersebut tetap dijalankan. Namun, petani tetap merasa tidak terbebankan.

Solusinya yaitu, meminjamkan secara gratis alat berat kepada para petani untuk membuka lahan.
"Bahkan, bila perlu termasuk bbm pun disubsidi oleh Pemprov Sumsel.
Kita kan punya banyak alat berat jadi bisa kita pinjamkan ke petani yang ingin membuka lahan," jelas Deru.


Sementara itu, Kabid Penanganan Kedaruratan BPBD Sumsel, Ansori menambahkan dalam siaga karhutla banyak mendapatkan bantuan dari pusat. Namun, bantuan tersebut berupa barang bukan uang.

Bantuan tersebut diantaranya Helikopter, pompa, selang dan lain sebagainya. Karena itu, dirinya tidak mengetahui persis biaya yang dikeluarkan APBN maupun APBD.

"Kalau APBD itu sedikit memang kebanyakan itu APBN," tegasnya.

(http://palembang.tribunnews.com)





Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.