Banner

Banner
Pemkab OKU

Hari Kedua Operasi, Polisi Babat 3 Hektare Lahan Ganja di Aceh


Hari Kedua Operasi, Polisi Babat 3 Hektare Lahan Ganja di Acehbaturajaradio.com - Operasi pemberangusan ganja di Aceh oleh personel gabungan Bareskrim Polri dan Polda Aceh masih terus berlanjut. Hari ini personel gabungan memusnahkan 3 hektare ladang ganja.

Kali ini, tim gabungan menyisiri wilayah Gunung Seulawah Agam, Seulimeum, Aceh Besar. Petugas mendapati sekitar 15 ribu pohon ganja berumur sekitar 2 minggu.

"Seperti yang kita ketahui bersama, hari ini sudah selesai mendapati dua lokasi, pertama 3 hektare dan hari ini ada 3 hektare," ujar Dirnarkoba Polda Aceh, Kombes Pol Agus Sarjito, di Aceh, Jumat (12/10/2018).



Jika ditotal dari hasil operasi di tiga titik sejak Kamis lalu (11/10), jumlah ladang ganja yang telah dimusnahkan petugas seluas 8 hektare. Namun, dari tiga lokasi tersebut, petugas masih belum bisa menemukan pelaku penanaman pohon haram tersebut.

"Kalau untuk lidik siapa pemilik, siapa pemodal, siapa pengemas, itu selalu kita lidik. Namun demikian, harapan kita pada waktu lidik kemarin itu kita dapat juga yang mengemas untuk menelusuri pemilik modalnya," sambung Agus.



Selain itu, tak jauh dari lokasi ladang ganja tersebut, rupanya juga ada tempat pengemasan ganja dengan tumpukan puluhan ganja yang tertata rapi. Ada juga ganja yang tengah dikeringkan.

"Sekira tanggal 2 Oktober dicermati juga, kita cari lokasi ladang ganja. Namun, pada saat di perjalanan mendekati sasaran, ternyata kita dapati tempat pengemasan ganja dalam bentuk seperti ini, kurang-lebih beratnya 1 kilogram," tandasnya.


Agus menyebut, jika dirupiahkan, 1 kilogram ganja tersebut bisa dijual seharga Rp 200-300 ribu di Aceh. Dan bila ganja tersebut dijual ke luar daerah, harganya bisa lebih tinggi.

(https://news.detik.com)


Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.