Banner

Banner
Pemkab OKU

RI-Kamboja Sepakat Promosikan Angkor Wat dan Borobodur


Baturajaradio.com - Menteri Luar Negeri Retno Marsudi melakukan pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Kamboja Prak Sokhonn. Pertemuan tersebut membahas beberapa isu yang menjadi kepentingan kedua negara.

"Selama pertemuan, Mr. Prak Sokhonn dan saya membahas pandangan pertukaran mengenai berbagai isu yang menjadi kepentingan bersama untuk memperkuat hubungan bilateral," papar Retno dalam pidatonya usai pertemuan di Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri, Jl. Pejambon, Jakarta Pusat, Jumat (2/2/2018). 

"Kami sepakat untuk memanfaatkan komisi bersama untuk kerja sama bilateral, sebagai forum utama untuk meninjau kemajuan hubungan bilateral kami," imbuhnya.



Retno mengatakan, Indonesia siap untuk menjadi tuan rumah dari Joint Commission for Bilateral Cooperation (JCBC). Mereka sepakat untuk mengadakan JCBC di pertengahan 2018.

Dalam sektor ekonomi, Retno mengatakan Investasi indonesia di kamboja sangat menjanjikan. Investasi itu meliputi bidang kuliner, perumahan, transportasi, dan infrastruktur.

"Pada 2016, misalnya investasi sudah mencapai lebih dari USD 350 juta meliputi bidang kuliner, perumahan, transportasi, infrastruktur, dan saya juga mencari dukungan dari pemerintah Kamboja untuk investor Indonesia," ujar Retno.

Pada kerjasama budaya, mereka sepakat untuk mempromosikan sister temple Angkor Wat dan Candi Borobudur. Mereka sepakat untuk memulai pengembangan institut pelatihan diplomatik antara Indonesia dan Kamboja.

"Termasuk mempromosikan kerja sama sister temple antara Angkor Wat dan Borobudur. Dan kami sepakat juga memulai kerjasama dalam mengembangkan pelatihan diplomat di institut ini di Kamboja," kata Retno.

Menlu Kamboja Prak Sokhonn sepakat dengan Retno mengenai hubungan bilateral kedua negara. Menurutnya hasil pertemuan tersebut menghasilkan kesepakatan dalam di berbagai sektor. 

"Saya juga menyetujui apa yang baru saja dikatakan Retno mengenai hubungan bilateral kita dari pembicaraan yang baru saja kita jalani," ujar Shokonn

"Kami sepakat untuk lebih meningkatkan kerjasama bilateral di berbagai sektor termasuk perdagangan, pariwisata, pertahanan, konektivitas, edukasi, budaya," imbuhnya.

(https://news.detik.com)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.